Nasional

Ribuan Telur Bantuan Gubernur Jabar Sudah Busuk Tiba di Tasik

Oleh: Admin Selasa 16 Jun 2020, 15:04 WIB
Kepala Desa Padawaras Kecamatan Cipatujah, Yayan Siswandi (Ayotasik.com)

CIPATUJAH, AYOTASIK.COM -- Ribuan butir telur dalam paket bantuan sembako Gubernur Jawa Barat untuk penanggulangan dampak bencana COVID-19 di wilayah kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya sudah tak layak dikonsumsi. Pasalnya, telur yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam kondisi membusuk.

Bukan hanya telur, kondisi paket sembako yang dikemas dalam sebuah kardus juga rusak. Hal itu diduga akibat terbentur-bentur ketika dalam perjalanan jauh. Belum lagi akses jalan menuju lokasi tujuan bantuan yang juga rusak parah.

Kepala Desa Padawaras Kecamatan Cipatujah Yayan Siswandi mengatakan, pihaknya sudah menerima bantuan paket sembako Gubernur Jabar sejak Sabtu (13/6/2020) lalu. Akan tetapi, bantuan ini belum didistribusikan kepada masyarakat penerima. 

"Kita simpan dulu sambil menunggu bantuan keuangannya, baru didistribusikan kepada masyarakat penerima," jelas Yayan, Selasa (16/6/2020) dilansir dari Ayotasik.com.

Yayan menambahkan, ia dan aparatur desa terkejut ketika menerima bantuan telur-telur yang juga dikirim berbarengan dengan paket sembako ini tercium aroma busuk. Pihaknya pun langsung memeriksa beberapa sampel telor dan benar adanya. 

Yayan menyarankan, lebih baik jika bantuan pangan atau paket sembako ini dilakukan dari kabupaten/kota setempat saja.

"Kalau saran saya untuk Gubernur Jawa Barat mohon ditinjau lagi bantuan untuk bulan depan. Karena kalau telur disuplai dari Bandung itu berabe, azas manfaatnya tidak ada. Karena begitu sampai ke sini telurnya busuk," turut Yayan.

Dari hasil rekap Pemerintah Desa Padawras, sedikitnya ada 1.216 telor yang sudah busuk. Telur ini diperuntukan untuk 38 penerima bantuan Non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sementara jumlah KPM (keluarga penerima manfaat) seluruhnya di Desa Padawaras sebanyak 113 KPM. Dengan 75 KPM masuk DTKS.

Bantuan Gubernur Jawa Barat ini berupa paket sembako senilai Rp 350.000 dan uang tunai senilai Rp 150.000. Sehingga nilai total yang diterima masyarakat sebesar Rp 500.000.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria