Nasional

Kemensos HADIR Beri Bantuan 2.000 Sembako di Bandung Barat

Oleh: Admin Senin 15 Jun 2020, 20:47 WIB
Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Edi Suharto, secara door to door menyerahkan bantuan menyempatkan diri berbincang dengan para penerima di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (15/6/2020). (dok)

BANDUNG BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan 2.000 paket sembako kepada warga Kabupaten Bandung Barat terdampak ekonomi Coronavirus Disease (Covid-19). 

Bantuan program 'Kemensos HADIR' tersebut diperuntukkan bagi warga yang belum tersentuh bantuan lain. 

\"Ini sembako diprioritaskan bagi mereka yang sama sekali belum tercover bantuan. Dari program Kemensos HADIR total di wilayah Bandung Barat hari ini ada 2.000 paket yang diserahkan,\" kata Dirjen Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Edi Suharto saat ditemui di Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (15/6/2020).

Edi yang secara door to door menyerahkan bantuan menyempatkan diri berbincang dengan para penerima. 

AYO BACA : Kemensos: Bansos COVID-19 Hanya Bertahan 3 Bulan ke Depan

Diakuinya dampak dari pandemi Covid-19 ini berantai karena bukan hanya menghantam di hulu saja tapi juga hingga ke hilir. Oleh sebab itu program bantuan sembako Kemensos HADIR diperluas hingga ke luar Jabodetabek. 

Menurutnya, penerima bantuan program ini adalah warga yang tidak menerima bantuan seperti PKH, BPNT, atau bantuan lainnya baik dari pusat, provinsi, hingga daerah. 

Supaya tepat sasaran data warga tersebut diusulkan secara bottom up dari daerah dan yang diluar Data Terpadu Kementerian Sosial (DTKS). 

Sementara untuk bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos targetnya diberikan ke 9 juta warga di seluruh Indonesia.

AYO BACA : Warga Tak Mampu di Kota Cirebon Akan Diberi Label, Verval Data Ditarget Juli-Agustus

\"Untuk bantuan sembako ini akan dilakukan hingga Desember berdasarkan pengajuan daerah. Mereka ini yang tidak masuk dalam DTKS, tapi ke depan bisa dimasukan ke DTKS sehingga bisa mendapatkan bantuan reguler,\" ucapnya.

Salah seorang Penerima bantuan sembako, Yayan Hendrayana (53) mengaku, berterima kasih atas perhatian dari pejabat Kemensos yang langsung mengantarkan bantuan ke kontrakannya. 

Sembako tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Ini dikarenakan, akibat wabah Covid-19 dirinya total sudah empat bulan tidak bekerja dan mendapatkan penghasilan untuk menghidupi dua anak dan istrinya.

\"Saya sudah empat bulan diam di rumah akibat usaha konveksi tutup, padahal kalau kondisi normal biasanya saya sebulan dapat Rp3 juta. Makanya bersyukur dapat bantuan sembako,\" kata warga Kampung Rawa Pojok RT 02/06, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, KBB ini.

Seperti diketahui program Kemensos HADIR sekaligus Resolusi 2020 diluncurkan beberapa waktu lalu oleh Mensos Juliari P Batubara. Kemensos HADIR merupakan akronim, yakni huruf H sebagai \"Humanis\", A berasal dari kata \"Adaptif\", huruf D berarti \"Dedikatif, sementara I berasal dari kata \"Inklusif\", dan R dari kata \"Responsif\".  (Tri Junari)

AYO BACA : Jadwal Belajar dari Rumah TVRI, Selasa 16 Juni 2020

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono