Nasional

Anak-anak di Majalengka Ikuti Swab Test

Oleh: Admin Jumat 12 Jun 2020, 08:47 WIB
Uji swab massal di halaman Kantor Dinkes Kabupaten Majalengka/ ist

MAJALENGKA, AYOJAKARTA.COM - Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, ada sejumlah anak-anak yang mengikuti tes usap atau swab test yang diselenggarakan di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka pada Kamis (11/6/2020) kemarin. 

Karna tak menyebut berapa jumlahnya, namun memastikan mereka harus mengikuti tes lantaran  telah berkontak erat dengan pasien Covid-19.

Uji swab yang digelar diikuti sedikitnya 60 orang yang terdiri dari orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG).

"Anak-anak itu berkontak dengan pasien. Kami tak memperhitungkan posisi atau klasifikasi orang, yang namanya virus sudah gerak kemana-mana dan itu yang kami prioritaskan," terangnya.

Karenanya, pihaknya tak mempermasalahkan keikutsertaan anak-anak. Sepanjang anak-anak itu dipandang layak menjalani uji swab, mereka pun harus melaluinya.

"Selama tim gugus tugas memandangnya layak, termasuk anak-anak, ya dilaksanakan," katanya.

Uji swab massal yang kali pertama digelar otoritas penanganan Covid-19 setempat itu mendapat penjagaan ketat petugas gabungan dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan BPBD Majalengka.

Kegiatan itu sendiri membuat aktivitas masyarakat yang hendak berkunjung ke Kantor Dinkes terbatas. Mereka harus melalui beberapa pemeriksaan, seperti cek suhu tubuh dan mencuci tangan.

Bagi para peserta uji swab, disediakan pintu khusus demi mencegah interaksi dengan masyarakat lain yang datang ke kantor tersebut.

Para peserta uji swab sendiri harus melalui dua tahap, masing-masing registrasi dan pemeriksaan swab tenggorokan.

Karna menyebut, ODP dsn OTG dinilai sebagai kelompok paling rentan dalam penularan virus.

Dia mengaku, tak tertarik dengan rapid test karena hendak memastikan kelompok warganya dalam kasus Covid-19.

"Dari awal kami kurang tertarik dengan rapid test karena ingin betul-betul memastikan posisi seseorang," ujarnya.

Hasil uji swab sendiri direncanakan diketahui tiga hari ke depan usai pemeriksaan sampel di Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon. (erika lia)


Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119. Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.   Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati