Nasional

Ketua Dewan Pers: Kualitas Kemerdekaan Pers Harus Ditingkatkan

Oleh: Admin Sabtu 09 Mei 2020, 09:39 WIB
Ketua Umum SMSI, Firdaus, saat berbicara dalam webinar yang diselenggarakan SMSI Pusat dengan menghadirkan Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Mohammad Nuh, dan Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI, Dr. Ir. Hatta Radjasa.

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Kualitas kemerdekaan pers harus ditingkatkan. Kemerdekaan pers bukan untuk kepentingan pers itu sendiri, melainkan juga untuk demokrasi, kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Mohammad Nuh, mengatakan hal itu dalam webinar yang diselenggarakan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) pada Jumat (8/5/2020) untuk memperingati Hari Kebebasan Pers se-Dunia.

Seminar online yang diikuti para pengurus SMSI seluruh provinsi Indonesia itu juga menghadirkan Wakil Ketua Dewan Penasehat SMSI, Dr. Ir. Hatta Radjasa, dan tentu saja Ketua SMSI Pusat, Firdaus. Bertindak sebagai moderator adalah Ervik Ari Susanto.

Menurut Nuh, kompetensi, integritas, perlindungan, dan kesejahteraan harus menopang upaya meningkatkan kemerdekaan pers.

“Siapa yang memberitakan pembangunan dan pengumuman pemerintah untuk bangsa ini kalau pers kita tidak berdaya?” ucap Nuh. 

Nuh menegaskan bahwa pers adalah pilar demokrasi. Tidak boleh ada celah untuk melemahkan kemerdekaan pers. Kemerdekaan pers juga bermakna sangat penting untuk kemanusiaan, pembangunan bangsa-negara. 

"Dalam tugas pers terdapat unsur pendidikan yang mencerahkan, pemberdayaan, dan hiburan. Jangan lupakan ini pers, kontrol sosial,” tekannya 

Sementara itu, Hatta Radjasa mengarahkan pesannya kepada pemerintah untuk memberikan stimulus bagi usaha kecil dan menengah, termasuk perusahaan pers. Menurutnya, tidak semua perusahaan pers adalah perusahaan bermodal besar. 

"Jangan sampai ada pengecualian. Semua harus dibantu," kata Hatta Radjasa. 

Webinar ini dirancang SMSI untuk menggantikan acara peringatan Hari Pers se-Dunia yang batal diselenggarakan di Jakarta karena Pandemi COVID-19. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum SMSI, Firdaus, sekaligus melaporkan perkembangan keanggotaan SMSI di seluruh Indonesia. Ia juga menyampaikan bahwa SMSI mempunyai newsroom bersama dalam waktu dekat, berisi anggota dari perusahaan-perusahaan media di Tanah Air. 

"Sekarang ini, alhamdulillah keanggotaan SMSI sudah mencapai 672 perusahaan media siber. Secara administrasi semua sudah clear,” kata Firdaus. 

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom