Nasional

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Resmi Ditutup Sementara

Oleh: Admin Jumat 01 Mei 2020, 17:11 WIB
Sebagai ilustrasi, Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali tahun lalu. Foto: Suara.com.

AYO BACA : Menhub Budi: Petugas Bandara dan Pelabuhan Wajib Masker

AYO BACA : Pelabuhan Merak Masih Beroperasi

BANYUWANGI, AYOJAKARTA.COM - General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Fahmi Alweni mengemukakan, penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi ditutup untuk melayani penyeberangan ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Hal itu dilakukan mulai 1 Mei, sesuai dnegan anjuran pemerintah untuk melakukan larangan mudik.
 
“Memang benar. Sejak pukul 00.00 WIB, kita tidak melayani penyeberangan bagi para pemudik. Mereka yang menggunakan mobil pribadi, motor dan pejalan kaki tidak boleh menyeberang. Pun juga bagi minibus dan bis yang membawa pemudik juga tidak kami layani,” ujar Fahmi, Jumat (1/5/2020).
 
Fahmi menegaskan, Pelabuhan tidak melayani penyeberangan bagi penumpang pejalan kaki, sepeda motor, kendaraan roda empat dan kendaraan angkutan penumpang seperti minibus dan bis.
 
Dasar dari penghentian pelayanan ini, kata Fahmi, menyusul turunnya Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 25 Tahun 2020; Surat Bupati Banyuwangi Nomor: 500/2378/429.108/2020 tanggal 30 April 2020 perihal Pengoperasian Angkutan Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk dan Surat Gubernur Bali Nomor: 551/3222/Dishub tanggal 30 April 2020 perihal Pengendalian Pintu Masuk Bali Melalui Pelabuhan Penyeberangan.
 
“Kami selaku operator mematuhi aturan pemerintah pusat. Kemarin pak Bupati Banyuwangi mengirimkan surat terkait dengan pelarangan penumpang yang menyeberang ke Jawa,” terangnya.
 
Fahmi menjelaskan, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang menghentikan atau menonaktifkan penjualan tiket online pada Web Reservation Ferizy bagi penumpang Pejalan Kaki dan Kendaraan Angkutan Penumpang (Gol. I, II, III, IVA, VA, dan VIA) di Lintas Ketapang – Gilimanuk.
 
“Kami tetap melakukan pelayanan di dalam pelabuhan. Namun yang kami layani adalah kendaraan logistik dan kendaraan barang,” imbuhnya.

AYO BACA : Sejarah Stasiun Tanjung Priok, Lokasi Kebanggaan Orang Batavia

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati