Nasional

Masih Berani Mudik di Daerah Ini? Siap-siap Diisolasi di Barak

Oleh: Admin Jumat 24 Apr 2020, 14:37 WIB
[Ilustrasi] Pemkab Banyumas siapkan tempat isolasi bagi warga yang bandel. (dok)

BANYUMAS, AYOJAKARTA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut lima daerah dengan pemudik paling besar di Jateng selama pandemi ini. Salah satunya Kabupaten Banyumas yang terdata 73.463 hingga 21 April 2020.

Kabupaten Banyumas menduduki peringkat kedua setelah Brebes sejumlah 76.016, lalu Pemalang 58.517, Kabupaten Tegal 48.826 dan Wonogiri 43.100.

Dengan data itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas, melarang warganya yang merantau mudik. Pemkab pun menyiapkan tempat karantina massal seperti halnya barak guna menampung pemudik yang lolos masuk wilayah itu sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

AYO BACA : Larangan Mudik, Mulai 24 April - 1 Juni 2020 Pesawat Komersil Dilarang Terbang

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan hal itu saat meninjau penataan Gedung Futsal, Gelanggang Olahraga (GOR) Satria, Purwokerto, untuk disiapkan sebagai tempat karantina massal.

"Ini tempat cadangan karantina bagi para pemudik yang lolos kemudian masuk desa, kemudian diketahui oleh RT-nya, kita isolasi di sini, di GOR Satria," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (24/4/2020), seperti dikutip Suara.com.

Dengan adanya tempat karantina massal tersebut, kata dia, pemudik-pemudik itu nantinya tidak lagi diisolasi mandiri di rumah.

AYO BACA : Pemprov Jateng Perketat Perbatasan, Kendaraan Pribadi Tanpa Surat Jalan Dilarang Masuk

"Sudah enggak boleh lagi (isolasi mandiri di rumah). Isolasinya adalah di sini, di GOR Satria saja, berkumpul di sini, sehingga kita bisa pantau semua," tegasnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah Banyumas Srie Yono mengatakan isolasi bagi pemudik yang nekat pulang kampung dilakukan dengan dua cara, yakni isolasi di desa dengan memanfaatkan aula maupun gedung sekolah dasar dan isolasi di GOR Satria.

"Apabila mereka dengan sadar (menjalani isolasi) di sana (desa) silakan. Apabila sulit (diatur), kita jemput secara paksa, masukkan ke sini (GOR Satria)," jelasnya.

Tempat karantina massal yang disiapkan di Gedung Futsal memiliki kapasitas 100 tempat tidur.

Menurut dia, Pemkab Banyumas juga menyiapkan tempat karantina massal di Gedung Sasana Krida dan Gedung Serbaguna, GOR Satria, untuk mengantisipasi kemungkinan Gedung Futsal sudah dipenuhi oleh pemudik.

"Untuk Sasana Krida dan Gedung Serbaguna, masing-masing memiliki kapasitas 150 tempat tidur. Kami bekerja sama dengan TNI dalam penyediaan tempat tidur atau velbed," katanya.

AYO BACA : Berbeda atau Tidak, Mudik dan Pulang Kampung? Begini Penjelasannya

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono