AYO BACA : Telat Tangani Corona, Banyak Mayat Terkatung-katung di Ekuador
AYO BACA : Bertambah 185, Hari Ini Ada 6.760 Kasus Positif COVID-19 se-Indonesia
BANDUNG, AYOJAKARTA.COM --- Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta warga Kota Bandung untuk benar-benar disiplin menaati aturan saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlangsung. Oded mengatakan, masa PSBB merupakan salah satu masa krusial untuk menekan angka penyebaran Covid-19.
Oleh karenanya, dia meminta warga untuk tidak melanggar peraturan yang telah disusun lewat Peraturan Wali Kota Bandung maupun Peraturan Gubernur Jawa Barat. Dia membandingkan keadaan dengan situasi penyebaran Covid-19 di Ekuador.
"Kalau disiplin warga Bandung masih kendor setelah PSBB, naudzubillah kita sudah lihat nasib warga di Ekuador," ungkapnya ketika ditemui simululasi PSBB di Balai Kota Bandung, Senin (20/4/2020).
"Jangan sampai ada mayat bergelimpangan seperti di sana, mayat hanya digusur-gusur saja di jalan," tambahnya.
Sebagaimana dilansir BBC, kota terbesar di Ekuador yakni Guayaquil saat ini terpantau telah kewalahan menangani jenazah Covid-19. Dalam 2 minggu terakhir, kota dengan populasi 2,5 juta penduduk tersebut telah kehilangan 6.700 warganya.
Oded mengatakan pihaknya telah mempercayai seluruh elemen yang bertugas dalam menjalankan PSBB. Selain melakukan simulasi, pihak Pemkot Bandung dan jajaran gugus tugas Covid-19 Kota Bandung juga akan melakukan gladi bersih PSBB esok hari, Selasa (21/4/2020). (Nur Khansa)
AYO BACA : Empat Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Bulukamba