CIANJUR, AYOJAKARTA.COM -- Seorang pengusaha di kota Cianjur menyediakan lahan milik perusahaannya untuk pemakaman khusus jenazah pasien COVID-19.
Lahan seluas 200 meter persegi (m2) itu berlokasi di Kampung Tugu, Desa Cibinong Hilir, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
Isfhan Barkah merasa prihatin adanya penolakan jenazah yang hendak dikebumikan di Cianjur.
“Informasi yang saya terima dari rekan-rekan media ada dua jenazah yang diduga terpapar COVID-19 ditolak oleh kelompok masyarakat, karena takut menyebar virusnya,” kata Isfhan yang direktur PT Padi Merah Grup melalui saluran telepon dengan Ayo Bandung, Minggu (19/4/2020).
Berangkat dari keprihatian itulah, pihaknya sepakat lahan milik perusahaan bisa digunakan untuk memakamkan jenazah terpapar COVID-19.
“Lahan seluas 200 meter persegi ini kami putuskan untuk pemakaman khusus jenazah COVID-19, Insyaallah bisa menampung antara 60 hingga seratus makam,” tutur pengusaha muda usia 24 tahun ini.
Isfhan mengaku sudah kordinasi dengan Ketua RW setempat mengenai pembukaan lahan pemakaman, selain jauh dari pemukiman warga juga masih areal perusahaan yang dikelilingi benteng.
“Saya sudah kordinasi dengan Ketua RW, Insyaallah aman dan jauh dari pemukiman warga, karena memang letaknya di dalam perusahaan,” terangnya.
Tidak hanya lahan pemakaman, lanjut Isfhan, perusahaan juga menyiapkan petugas dengan alat pelindung diri (APD) lengkap saat pemakaman.
“Alat pelindung diri disiapkan dan saat pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan, jadi aman untuk dimakamkan,” tandasnya.