Nasional

Polisi Siap Amankan Kota Bandung Selama PSBB

Oleh: Admin Jumat 17 Apr 2020, 17:47 WIB
Suasana malam di beberapa wilayah di Kota Bandung, Minggu, (5/4/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya menegaskan, pihaknya sudah siap mengamankan Kota Bandung berkaitan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang akan segera diberlakukan di wilayah Bandung Raya.

Menurut Ulung, pihaknya tinggal menunggu instruksi Peraturan Wali kota (Perwal) guna menyelaraskan aturan yang akan diterapkan nantinya. 

AYO BACA : PSBB Bandung Raya Resmi Berlaku Rabu 22 April

“Secara umum kita sudah siap, tapi saat ini masih menunggu perwali-nya biar pas,” kata Kombes Ulung Sampurna Jaya kepada wartawan, Jumat (4/17/2020). 

Ulung menuturkan, sebenarnya Polrestabes Bandung beserta jajaran lainnya, sudah mulai melakukan pengamanan selama status darurat wabah Covid-19, melalui giat Ops Aman Nusa II. Nantinya, pelaksanaan pengamanan PSBB tinggal disesuaikan kembali dengan aturan dari Pemkot Bandung. 

AYO BACA : Menkes Terawan Setujui PSBB Bandung Raya

“Sebenarnya giat rutin yang sudah dilaksanakan ada 11 giat, nanti akan ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Ulung menjelaskan, 11 giat tersebut antara lain, sosialisasi social dan physical distancing, penerapan protokol kesehatan di mako polri dan kantor-kantor, penyemprotan disinfektan, bersih-bersih mako dan lingkungan, patrol sabhara sekaligus imbauan social dan physical distancing, pembagian masker gratis, pembubaran kerumunan massa, spesialisasi maklumat kapolro, satgas pangan untuk stabilisasi harga dan antisipasi penimbunan bahan pokok, diakresi buka tutup jalan, dan terakhir dapur umum dan kegiatan bakti sosial. 

Selain itu, rencana rekayasa lalulintas dan aturan penegakan hukum pun telah disiapkan oleh Ulung. Diketahui sebelumnya, Pemkot Bandung rencananya akan mulai memberlakukan PSBB pada Rabu 22 April mendatang. Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan pihaknya akan memberlakukan PSBB secara penuh karena melihat perkembangan kasus Covid-19 yang sangat tajam peningkatannya. (Vina Elvira)

 

AYO BACA : Bupati Bogor Surati Kemenhub, Minta Setop KRL

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono