Nasional

Dari 17 Ribu WNI yang Jadi ABK, Baru 8 Ribu Orang Pulang ke Tanah Air

Oleh: Admin Rabu 15 Apr 2020, 19:26 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. (Suara.com/Yasir)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Warga negara Indonesia (WNI) yang berprofesi sebagai anak buah kapal (ABK) sebanyak 17 ribu orang. Dari jumlah itu, menurut Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi baru 8 ribu orang yang pulang ke Tanah Air per Selasa (14/4/2020).

AYO BACA : Menteri Mesti Gerak Cepat Tolong UMKM Sebelum Ada Gejolak Sosial

Retno menuturkan, ribuan ABK WNI yang diketahui sudah kembali ke Indonesia tersebut lantaran perusahaan kapalnya memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanannya.

AYO BACA : Giliran Pemprov Kepri Ajukan PSBB ke Menkes

Meskipun tidak beroperasi, beberapa ABK masih tetap harus di kapal untuk bekerja. Sisanya memutuskan untuk pulang. "Nah teman-teman kita itu kadang mengatakan saya tetap tinggal di kapal untuk melakukan tugas itu. Jadi yang 17 ribu orang itu tidak semuanya kembali ke Indonesia," tutur Retno dalam siaran langsung interaktif Instagram, Rabu (15/4/2020).

Retno menjelaskan bahwa ABK yang pulang itu masuk ke Indonesia melalui Bali. Dengan begitu Retno berusaha berkomunikasi dengan kepala daerah Bali untuk mengawasi kepulangan ABK.

Sebelum sampai di Tanah Air, Retno juga meminta perusahaan kapalnya untuk mengecek kesehatan masing-masing WNI. "Itu sudah baku. Dia harus dirawat dulu sampai sembuh. Seperti contoh WNI kita di kapal Yokohama ada yang positif mereka tidak dipulangkan dulu, tapi dirawat di rumah sakit hingga sembuh," pungkasnya.

AYO BACA : Lima Tahun Menjabat, Gubernur Kalteng Sumbangkan Gajinya Rp 9 Miliar

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono