SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Jumlah kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19 di wilayah Jateng mencapai ratusan. Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat, hingga 14 April ini, jumlah OTG mencapai 363 kasus. Tentunya hal tersebut mendapat perhatian tersendiri bagi Dinas Kesehatan Jawa Tengah.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo pun meminta bagi siapa saja yang pernah menjalani kontak fisik dengan pasien positif Covid-19 atau memiliki riwayat berkunjung ke daerah zona merah persebaran Covid-19 untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.
AYO BACA : Dari 17 Ribu WNI yang Jadi ABK, Baru 8 Ribu Orang Pulang ke Tanah Air
“Kami minta bagi yang pernah kontak dengan orang sakit, entah itu keluarga atau orang lain, maupun yang datang dari wilayah terdampak seperti Jakarta, Jabar, dan Bali, sukarela untuk memeriksakan diri. Siapa tahu positif (Covid-19),” ujarnya.
Yulianto menjelaskan, jika OTG ialah orang yang tidak memiliki gejala sakit, tapi berpotensi menularkan virus korona. Hal itu dikarenakan orang tersebut tanpa disadari telah positif atau terpapar Covid-19.
AYO BACA : Menteri Mesti Gerak Cepat Tolong UMKM Sebelum Ada Gejolak Sosial
“OTG di Jateng ini sebenarnya banyak. Tapi karena tidak punya gejala, yang bersangkutan pun tidak menyadari,” katanya.
OTG, menurut dokumen Kemenkes itu merupakan orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif corona, seperti petugas kesehatan. Terkait petugas kesehatan, Yulianto menerangkan jika beberapa petugas kesehatan di Jateng dinyatakan positif Covid-19. Banyak dari mereka yang menjalani perawatan maupun isolasi mandiri. Tapi, ada juga beberapa yang dirawat di ruang ICU.
“Semoga para petugas kesehatan yang dirawat bisa segera dapat kesembuhan,” harapnya.
Pihakanya pun mengimbau kepada petugas kesehatan untuk selalu memakai alat pelindung diri (APD) dalam melayani pasien. “Kepada pasien, kita imbau untuk jujur saat konsultasi kesehatan. Tenaga kesehatan tidak akan bisa melakukan diagnosis kalau pasien tidak jujur,” ucapnya. (Vedyana Ardyansah)
AYO BACA : Giliran Pemprov Kepri Ajukan PSBB ke Menkes