Nasional

Jabar Targetkan 63 Ribu Rapid Test Selesai Pekan Ini

Oleh: Admin Rabu 08 Apr 2020, 17:41 WIB
Ilustrasi

AYO BACA : 2 Pekerja PLTU Batang Masih Jalani Isolasi, 30 Orang Kembali ke Kapal Tongkang

AYO BACA : Kapolda Jabar: Tidak Ada Jam Malam di Jabar

BANDUNG, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat hingga saat ini telah menyebar sebanyak 63.120 alat rapid test ke-27 kabupaten/kota se-Jabar. Dari angka tersebut, hasil yang telah dilaporkan sejauh ini baru sebanyak 22.119 buah.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Jabar Daud Achmad menyebutkan, pihaknya akan terus mempercepat penyelenggaraan rapid test dalam pekan ini. Sehingga hasil pemetaan klaster penyebaran Covid-19 di Jabar dapat segera terpetakan dalam waktu dekat.

"Untuk mengejar hasil yang belum masuk, kami kerja sama dengan Kodam III Siliwangi, Polda Jabar dan Dinas Kesehatan kabupaten/kota agar minggu ini 63 ribu tes selesai," ungkapnya dalam konferensi pers di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (8/4/2020).

"Sehingga provinsi bisa terima laporan agar mempercepat pemetaan penyebaran Covid-19 di Jabar," lanjutnya.

Sementara itu, dia mengatakan hingga hari ini hasil rapid test di Jabar menunjukan terdapat 826 warga yang terindikasi positif. Angka tersebut setara dengan 3,7% dari keseluruhan warga yang dites.

"Sehingga yang belum ada laporannya sekitar 41 ribuan lagi," jelasnya.

Adapun hasil rapid test yang dilakukan di MUI dan berbagai pesantren di sejumlah wilayah di Jabar, Daud menyebutkan seluruh hasilnya negatif. Tes di kalangan ini akan terus dilanjutkan.

"Minggu ini masih akan berlanjut, terutama pesantren-pesantren di red zone," ungkapnya.

Sementara para warga klaster GBI Lembang yang terindikasi positif dari rapid test dilaporkan telah menjalani tes swab sebagai konfirmasi. Sebanyak 121 orang telah melaksanakan swab.

"Klaster GBI hampir 1/3 nya positif dari rapid test, dilanjutkan dengan swab. Mudah-mudahan Jumat sudah bisa selesai," ungkapnya. (Nur Khansa Ranawati)

AYO BACA : Bertambah 218 Kasus, Positif COVID-19 Indonesia 2.956 Kasus

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono