MERAUKE, AYOJAKARTA.COM -- Dramatis dan penuh perjuangan, prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad bersama bidan Puskesmas Ulilin membantu proses persalinan Eni (21) warga Muting 5, Distrik Muting, yang melahirkan di Pos Barki saat sedang perjalanan menuju RSUD Merauke.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Adityadalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Minggu (22/3/2020).
“Kejadian tepatnya pada hari Sabtu (21/3/2020) pukul 14.05 WIT saat ambulans Puskesmas Ulilin mengevakuasi pasien akan melahirkan dirujuk ke RSUD Merauke melintas di Jalan Poros Trans Papua Km 175, kemudian berhenti di depan Pos Barki dikarenakan sang ibu sudah tidak kuat lagi untuk segera melahirkan,” tuturnya.
Setelah dilaporkan kepada Danki B Satgas (Danpos Barki) Lettu Inf Lukman Nurhuda, tim kesehatan Pos Barki diperintahkan segera membawa pasien menuju ruang kesehatan pos.
“Tepat pukul 14.55 WIT, tangis kebahagian bercampur aduk menjadi satu, saat bayi mungil berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2,9 kg dan panjangy 48,3 cm dilahirkan secara normal dan sehat,” kata Rizky.
Rizky menceritakan, proses persalinan terbilang sederhana dapat berjalan dengan normal dan lancar. Dua orang bidan Puskemas Ulilin, Devi Liana dan Seo Ambo bersama Bintara Kesehatan (Bakes) Serda Rizky Surya Bagaskara dan Tamtama Kesehatan (Takes) Pratu Candra Agus Ritanto turut membantu persalinan Eni.
"Kesigapan yang dilakukan prajurit TNI merupakan implementasi dari komitmen kami (satgas) sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan, serta dapat bersinergi dengan semua instansi dalam membantu kesulitan yang dihadapi masyarakat di perbatasan RI-PNG," imbuh Dansatgas.
Bidan Devi Liana menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad Pos Barki, yang telah mengizinkan dan memfasilitasi tempat sekaligus membantu persalinan pasien Puskesmas Ulilin yang akan dirujuk ke RSUD Merauke dengan lancar dan normal.
Madi (33) yang merupakan suami dari Eni turut berterima kasih kepada para prajurit TNI yang telah membantu kelancaran proses persalinan istrinya. “Saya sangat bahagia sekali atas kelahiran putri kedua saya ini, terima kasih banyak Bapak-Bapak TNI yang dengan sigap langsung membantu proses persalinan istri saya,” ucapnya.