Nasional

The Sound of Humanity Sapa Milenial Ternate

Oleh: Admin Minggu 23 Feb 2020, 13:48 WIB
Dompet Dhuafa Maluku Utara menyerahkan seluruh hasil donasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Thamrin Alwi. (Humas Dompet Dhuafa)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Dompet Dhuafa mengajak masyarakat Maluku Utara, khususnya di Ternate terutama para milenial untuk lebih peduli terhadap isu sosial, kemanusiaan hingga lingkungan melalui berbagai aktivitas menarik.

Salah satunya dengan gelaran The Sound Of Humanity yang mengusung tema “Bangun Jembatan Hubungkan Harapan” di kota Ternate, Sabtu (22/2/2020) malam. 

Merekam jejak satu bulan bencana banjir dan longsor di Lebak, Banten, Dompet Dhuafa mendata total penyintas mencapai 2.105 jiwa dengan 1.110 rumah rusak berat, 230 rumah rusak sedang, 309 rumah rusak ringan, 19 fasilitas pendidikan rusak berat, 2 jalan (titik) rusak berat hingga 27 jembatan rusak berat.

Enam dari 27 jembatan yang rusak berat di Lebak, berfungsi sebagai penghubung aktivitas warga untuk melakukan kegiatan ekonomi, pendidikan dan agama. 

Dalam upaya pemulihan pasca bencana, Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa telah membuat rencana membangun jembatan di lima titik, salah satunya di Desa Sajira, Lebak.

"Kita mengadakan acara Sound of Humanity di Landmark Kota Ternate, satu ajakan untuk para milenial, anak-anak muda agar peduli pada kemanusiaan dan sekaligus kita menyampaikan berdirinya Dompet Dhuafa Maluku Utara sejak akhir tahun 2019 lalu. Lembaga ini adalah lembaga filantropi dan kemanusiaan yang selalu berkhidmat pada pemberdayaan dhuafa dan kemanusiaan,” tutur Iswan selaku pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Maluku Utara.

The Sound of Humanity kali ini yang berlokasi di Landmark Kota Ternate menampilkan IS Pusakata, Treeshome, Stand Up Indo Ternate, Kie Raha Drummer, Musisi Malut Showcase hingga musikalisasi puisi yang dipandu oleh Dios dan Zilan. 

Berbagai komunitas yang berada di Ternate turut mendukung acara ini seperti Jaringan Komunitas Ternate, Jeep Community, dan 1000 guru. Selain itu terdapat media partner dari Malut Post, Dari Timur Bersuara. Pengisi acara juga mengajak para Masyarakat Maluku Utara dan para milenial untuk terlibat dan peduli.

“Saya merasa semangat sekali setelah tahu bahwa Dompet Dhuafa membuka cabang di Maluku Utara ini. Saya kenal dengan mereka saat ada bencana menimpa propinsi kita beberapa waktu lalu. Dan kini Dompet Dhuafa mengajak kita untuk turut membantu saudara kita di tanah Lebak, saya rasa ini ajakan yang sangat baik dan harus kita sambut positif," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Thamrin Alwi.

Seluruh hasil donasi yang dikumpulkan akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa Maluku Utara untuk membangun jembatan di Lebak, Banten dan program sosial kemanusiaan di Maluku Utara. Adapun barang-barang yang akan dilelang di antaranya milik Is Pusakata.

"Saya bangga menjadi bagian Dompet Dhuafa, bisa selalu ikut berperan dalam gerakan kebaikan, terlibat merespon banyak hal untuk kemanusiaan," ujar Is. 

Acara Sound of Humanity ini turut dihadiri pimpinan Cabang DD Maluku Utara, GM Corsec DD, Sekertaris Daerah Kota Ternate, Kapolres, Ketua PKK Ternate, Perangkat Kota dan para tokoh masyarakat. Acara ini diramaikan parade musik komunitas, pentas puisi untuk negeri, stand up comedy dan charity untuk Lebak.

"Kami senantiasa hadir di banyak wilayah di mana kami dibutuhkan. Sound of Humanity adalah satu upaya untuk mengajak semua ikut bergerak dalam rangkaian kebaikan terhadap sesama di seluruh penjuru negeri," ujar General Manager Corporate Secretary Dompet Dhuafa, Dian Mulyadi dalam sambutannya.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria