Nasional

Hilang Sejak Juni 2019, Puing Heli MI 17 Akhirnya Ditemukan

Oleh: Admin Senin 10 Feb 2020, 21:22 WIB
Lokasi puing-puing Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang. (Pendam XVII/Cenderawasih)

JAYAPURA, AYOJAKARTA.COM -- Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab mengkonfirmasi bahwa lokasi Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 telah ditemukan di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Pangdam XVII/Cenderawasih bersama Bupati Pegunungan Bintang, Constan Oktemka dan Danrem 172/PWY, Kol. Inf Binsar Sianipar ikut langsung dalam penerbangan pencarian menggunakan Heli AS 350 B2 milik Demonim Air dan menemukan lokasi puing-puing heli pada hari ini (Senin, 10/2/2020) sekitar pukul 09.00 WIT.

"Betul, tadi saya melihat langsung lokasi puing dari ketinggian 12.500 feet," kata Pangdam seperti dilansir dari rilis Letkol Inf. Dax Sianturi, Wakil Pendam XVII/Cenderawasih kepada wartawan di Jakarta.

"Selanjutnya kita akan fokus untuk melakukan kegiatan evakuasi terhadap korban. Evakuasi harus dipersiapkan dengan matang mengingat lokasi puing berada di tebing dengan sudut hampir 90°," sambungnya.

Herman juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Constan dan masyarakat Pegunungan Bintang serta unsur TNI-Polri atas informasi dan dukungan sehingga heli yang jatuh telah ditemukan saat ini.

"Mengingat lokasi tersebut masih dianggap sakral oleh masyarakat, kami juga mohon izin dan restu kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Distrik Oksop untuk mendukung kami dalam misi kemanusiaan, karena tentunya dalam waktu dekat kami akan melakukan kegiatan evakuasi bagi para prajurit kami yang gugur dan menjadi korban dalam kecelakaan heli tersebut," tambah Herman saat bertemu dengan aparat Pemda dan tokoh masyarakat di aula Koramil Oksibil sesaat setelah mendarat kembali di Bandara Oksibil.

Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138 dinyatakan hilang sejak tanggal 28 Juni 2019. Heli dinyatakan lost contact ketika terbang dari Oksibil menuju Jayapura sesaat setelah melaksanakan dropping logistik bagi pos TNI yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang.

Heli mengangkut tujuh orang kru Penerbad dan lima orang prajurit Satgas Yonif 725/Wrg. Dari pengamatan udara terhadap puing-puing pesawat kuat dugaan bahwa heli tersebut menabrak dinding tebing saat cuaca berkabut tebal.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria