JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, berharap seluruh daerah di Indonesia terlibat menyemarakkan Hari Pers Nasional 2020 yang akan diselenggarakan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Imbauan itu disampaikan Tjahjo saat menerima Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Panitia Pusat Hari Pers Nasional (HPN) 2020 menemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).
Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari, yang juga penanggung Jawab HPN 2020 didampingi Sekjen PWI Pusat, Mirza Zulhadi. Lalu, Ketua Panitia HPN 2020, Auri Jaya; Wakil Ketua Bidang Luar Negeri PWI Pusat, Abdul Aziz; Wasekjen PWI Pusat, Suprapto; Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat, Nurjaman Mochtar; Bidang Pameran HPN, Adhy Trisnanto; serta Humas HPN, Mercys Charles Loho dan Luthfi Harisma.
Menteri PANRB didampingi Staf Ahli bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah Kementerian, Jufri Rahman; Staf Ahli bidang Budaya Kerja Kementerian PANRB, Teguh Widjinarko; serta Kepala Bagian Komunikasi Publik dan Pelayanan Informasi Kementerian PANRB, Elfansuri.
"Kami mengimbau seluruh daerah, seluruh pemangku kepentingan, agar mengorganisir warganya turut meramaikan Hari Pers Nasional yang berlangsung 7 sampai 9 Februari di Kalimantan Selatan. Gaungnya jangan hanya ramai di Jakarta atau di Kalsel," ujar Tjahjo.
Sementara itu, Atal Depari mengatakan, selain meminta kehadiran Menteri Tjahjo dalam agenda HPN, PWI juga mengusulkan kegiatan bersama terkait pelayanan inovasi kepada publik.
"Usulan kegiatan tersebut kami usulkan karena ini juga untuk mengembangkan prinsip good governance di dalam pelayanan publik, serta untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas dalam pemerintahan baik Provinsi Kalimantan Selatan atau Indonesia pada umumnya," ujar Atal Depari.
Menteri Tjahjo sendiri sangat mengapresiasi kedatangan tim HPN. Ia pun langsung menyanggupi undangan PWI Pusat, bahkan menggagas digelarnya Forum Inovasi Pelayanan Publik yang akan dihadiri SKPD se-Kalimantan Selatan.
"Forum ini tujuannya juga sangat baik agar program tersebut selaras dengan visi Presiden RI, agar seluruh pihak di tempat bekerja mampu mengembangkan keterampilan yang dapat mempermudah pekerjaannya," jelas Tjahjo.