BALIKPAPAN, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah tengah membangun dua bendungan besar di Sukamahi dan Ciawi, Bogor untuk menanggulangi banjir Jakarta. Pembangunan dua bendungan tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2020.
Hal ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi genangan air yang merendam sejumlah jalan di wilayah Jakarta pada Selasa (17/12/2019) kemarin.
"Kita memang masih dalam proses membangun bendungan yang namanya Sukamahi dan Ciawi, di Bogor selesai kira-kira akhir tahun depan insyaallah, kalau jadi akan bisa lebih dikendalikan," ujar Jokowi saat berbincang dengan awak media Istana di Hotel Novotel, Balikpapan, Rabu (18/12/2019).
Namun, pengendalian banjir di Jakarta disebutnya juga sangat tergantung pada upaya pemerintah provinsi untuk membersihkan selokan dan aliran air.
"Kemudian juga pelebaran dari Sungai Ciliwung yang sampai di Jakarta sudah menyempit. Manajemen pengelolaan pintu air termasuk pengerukan waduk-waduk di Jakarta, seperti waduk Pluit dan lainnya," kata Presiden.
Selain banjir, Jakarta juga memiliki permasalahan utama lainnya yakni kemacetan. Namun, pemerintah telah membangun moda transportasi lainnya untuk mengurangi kemacetan, seperti MRT dan LRT yang nantinya akan diintegrasikan dengan moda transportasi sepertinya TransJakarta, commuter line, kereta bandara, dan lain-lain.
"Ada enam diintegrasikan akan sangat mengurangi kemacetan di Jakarta," ujarnya.
Kendati demikian, menurutnya, salah satu solusi yang akan memberikan pengaruh besar pada penurunan angka kemacetan di Jakarta yakni pemindahan ibu kota.
"Kalau tidak pindah ibu kota ya memang tetap akan sulit karena semua orang mau meniti karir di Jakarta, bisnis di Jakarta," ujarnya.
Jokowi mengatakan, Jakarta menjadi daya tarik bagi penduduk di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Hal inilah yang menyebabkan wilayah Jakarta menjadi padat penduduk.
"Sebanyak 56 persen penduduk kita di Jawa, Jakarta, dan sekitarnya. PDB ekonomi kita 58 persen di Jawa, khususnya di Jakarta. Sehingga perlu pemerataan ekonomi," ungkapnya.