JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ketua Forikan (Forum Gemar Makan Ikan) Sumatera Barat yang kini jadi anggota DPR, Nevi Zuairina mendapat sertifikat dari Musium Rekor Indonesia (MURI).
Ia dinilai berhasil karena Forikan dipimpinnya menyematkan Rekor MURI untuk makan Salalauak (kuliner khas pariaman) sebanyak 150 ribu buah.
“Salauak itu terbuat dari tepung dan pakai ikan digoreng lezat. Forikan berupaya menjadikan Ikan sebagai sumber protein menjadi makanan yang digemari semua kalangan. Salah satu upaya besarnya adalah termasuk makan massal 150 ribu salalauak yang hari ini dicatat MURI sebagai rekor Indonesia,” ujar Nevi usai menerima sertifikat MURI di Jakarta pada peringatan Hari Ikan Nasional, Sabtu (14/12/2019).
Forikan yang diketuai istri Gubernur Sumbar dalam menggalakkan Gemarikan (gerakan mari makan ikan) mampu memasifkan konsumsi ikan bagi masyarakat Sumbar sehingga menjadi pilihan utama.
Rata-rata konsumsi ikan perkapita pertahun di Sumbar masih sebanyak 38 kg. Sementara rata-rata konsumsi ikan perkapita per tahun secara nasional adalah 41 kg. Namun demikian, konsumsi ikan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masuk dalam 10 besar pengonsumsi ikan tertinggi di Indonesia.
“Kita giat melakukan pembinaan ke kabupaten dan kota, termasuk membangun Forikan di tingkat kota dan kabupaten,” ujar Nevi.
Untuk memassalkan makan ikan melalui Forikan Sumbar, anggota DPR Komisi VI ini melakukan berbagai perlombaan, seperti mewujudkan implementasi Gemarikan pada kurikulum PAUD.
“Menggelar lomba inovasi masakaan berbahan baku ikan, menggelar lomba jingle Gemarikan antar SMA atau sederajat. Sosialisasi ke PAUD dalam rangka implementasi Gemarikan pada kurikulum PAUD,” ujar Nevi.
Menurut Nevi, selain konsumsi ikan sebagai gudang protein, juga bisa mengantisipasi wabah stunting. Laut sebagai tambang ikan yang tak pernah habis selama manusia saling menjaga lingkungan yang ada. Luas total wilayah Indonesia adalah 7,81 juta km2 yang terdiri dari 2,01 juta km2 daratan, 3,25 juta km2 lautan, dan 2,55 juta km2 Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
“Rekor MURI selain bangga tentu jadi tantangan ke depan bagi Forikan untuk lebih masifnya masyarakat konsumsi ikan,” ujar Nevi.