JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tagar #RockyGerungMenghinaPresiden menjadi trending topic Twitter Indonesia sejak dini hari tadi.
Sampai berita ini dilaporkan, tagar itu sudah disertakan oleh lebih dari 5.340 Tweets.
Apa gerangan yang terjadi? Ternyata, setelah ditelusuri, tagar itu berawal dari pernyataan pakar filsafat tersebut di sebuah talkshow yang ditayangkan live oleh stasiun televisi TV One. Talkshow itu membahas soal perpanjangan izin Ormas Front Pembela Islam (FPI).
Saat mendapat kesempatan berbicara, seperti terlihat dalam video pernyataannya yang viral, Rocky sempat mengkritik ideologi Pancasila dan ketidakpahaman Presiden Jokowi soal Pancasila.
Dalam acara itu, Menko Polhukam, Mahfud MD, juga menjadi pembicara. Juga hadir pengamat tatanegara, Irmanputra Sidin; politikus, Fadli Zon; ustaz Haikal Hassan; politikus PDIP, Kapitra Ampera; dan pegiat media sosial, Guntur Romli.
"Saya bahkan ingin mengatakan Pancasila sebagai ideologi gagal karena bertentangan sila-silanya. Dan saya pernah tulis risalah panjang lebar di majalah Prisma dengan riset akademis yang kuat untuk menerangkan bahwa Pancasila itu bukan idoelogi dalam pengertian akademis dan discourse ideology," ucap Rocky.
AYO BACA : #RockyGerungDibungkam, Katanya Akun Rocky Gerung Dicuri Si Dungu
Ia mencontohkan Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila itu mengakui bahwa perbuatan manusia hanya boleh bermakna kalau diorientasikan ke langit. Menurutnya, sila ini bertentangan langsung dengan Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dalil sila kedua adalah, orang boleh berbuat baik tanpa perlu menghadap langit, atau disebut Rocky sebagai humanisme.
"Kalau saya berbuat dengan pahala masuk surga, artinya kemanusiaan saya itu palsu," lontar eks pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 itu.
Sedangkan Sila Kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, dianggap Rocky tidak final karena tidak menjelaskan keadilan sosial versi siapa. Bahkan menurutnya orang boleh saja menafsirkan keadilan sosial itu dengan versi ideologi marxisme karena tidak ada satu keterangan final tentang isi dari keadilan sosial itu. Pemerintah yang merusak lingkungan hidup pun bisa dianggap melawan Pancasila karena merampas hak rakyatnya akan lingkungan yang sehat.
"Saya tidak Pancasilais. Siapa yang berhak menghukum atau mengevaluasi saya? Harus orang yang sudah Pancasilais. Siapa di indonesia? Enggak ada tuh," tegasnya.
Rocky melanjutkan dengan pernyataan yang kemudian menghantam langsung ke arah Presiden Jokowi.
"Toh presiden juga enggak ngerti Pancasila kan? Dia hapal tapi dia enggak paham. Kalau paham, dia enggak berutang, kalau dia paham dia enggak naikin BPJS, kalau dia paham dia enggak langgar UU lingkungan," tekan Rocky.
"Kita ingin agar supaya akhir tahun ini ada semacam resolusi, berhentilah bertengkar soal ideologi itu. Karena negara yang ngotot punya ideologi itu cuma dua, fasisme dan komunisme," tegasnya lagi.
AYO BACA : Deklarasi Oposisi Rocky Gerung, Siapa Mau Bergabung?