Nasional

Wamenag: Saya Yakin Reuni 212 Diisi Kebaikan

Oleh: Admin Rabu 27 Nov 2019, 11:57 WIB
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid. (Tempo/Maria Fransisca)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid, menyebut penyelenggaraan Reuni Alumni 212 boleh dilakukan karena tidak ada aturan yang melarang agenda itu dilakukan.

"Dilaksanakan tidak apa-apa, tidak dilaksanakan juga tidak berdosa. Namanya juga berkumpul dan bersilaturahmi," kata Zainut kepada wartawan di Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Menurut dia, sesuatu yang mubah atau boleh bisa menjadi baik dan memiliki nilai ibadah jika diisi kebaikan. Misalnya, menganjurkan persatuan, persaudaraan, cinta Tanah Air, menganjurkan untuk menaati hukum dan peraturan.

AYO BACA : Panitia Harap Rizieq Shihab Bisa Ikut Reuni Akbar 212

Tetapi jika reuni tersebut diisi kegiatan yang tidak baik seperti provokasi, memfitnah, menebarkan ketakutan, kebencian dan mengadu domba, maka reuni tersebut bisa menimbulkan dosa.

"Saya yakin Reuni 212 akan diisi dengan aktivitas kebaikan," tegas politikus PPP itu.

Zainut yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia mengatakan, bangsa Indonesia membutuhkan suasana yang aman, sejuk, damai dan kondusif. Itu penting setelah hampir satu tahun bangsa mengalami keretakan dan gesekan sosial akibat perbedaan pilihan politik selama masa Pemilu 2019.

"Semua pihak, khususnya para tokoh agama dan tokoh masyarakat, hendaknya terlibat aktif merajut persaudaraan kebangsaan dan membantu menciptakan situasi yang kondusif," anjur mantan Anggota DPR RI itu.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom