Nasional

Panglima TNI: Markas Kogabwilhan I Segera Dibangun di Tanjung Pinang

Oleh: Admin Senin 25 Nov 2019, 17:57 WIB
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto saat meninjau lokasi rencana pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I di kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. (Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman)

TANJUNG PINANG, AYOJAKARTA.COM -- Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin (25/11/2019) dalam rangka meninjau rencana pembangunan Markas Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I. 

Rencana pembangunan Markas Kogabwilhan I sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2016. Sedangkan untuk pembentukan Kogabwilhan didasarkan Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019. 

"Tempatnya strategis karena langsung menghadap ke laut dan di wilayah ini juga dilewati Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki-1), sehingga tepat apabila Markas Komando berada di Tanjung Pinang, di mana dahalu bahwa Kogabwilhan juga pernah ada di sini,” ujar Panglima TNI usai meninjau lokasi rencana pembangunan markas Kogabwilhan I di hadapan wartawan.

Terkait pembentukan Kogabwilhan, menurut Hadi, sudah masuk pada Rencana Strategis (Renstra) pada awal tahun 2004, dan baru pada tahun 2019 ini dapat direalisasikan. 

“Pembangunan markas Kogabwilhan II berada di Balikpapan dan Kogabwilhan III yang tadinya di Biak kemungkinan akan dipindah ke wilayah Waropen juga akan segera dibangun,” jelasnya.

Hadi menambahkan, untuk penempatan pasukan Kogabwilhan I, Poskonya ada di wilayah ini dan satuan-satuannya berada di wilayah yang tersebar seperti Kodam I, Armada I dan Koops I. 

“Apabila ada penindakan terhadap kegiatan operasi, baik kegiatan Operasi Militer Perang maupun kegiatan Operasi Militer Selain Perang, wilayah tersebut di bawah kendali Kogabwilhan I,” ujarnya.

Panglima TNI juga menjelaskan bahwa pentingnya penempatan markas Kogabwilahan I di Tanjung Pinang karena wilayah ini berada di tengah-tengah, bisa ke Sabang, ke Ranai atau ke Jakarta, karena wilayah cakupannya mudah. "Kebetulan di Tanjung Pinang ini ada dermaga , dan pangkalan udara. 

“Pesawat tempur dapat mendarat dengan mudah bahkan pesawat angkut berat sekalipun bisa,” ujarnya.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria