Nasional

Organisasi Profesi Kesehatan Tolak Kerja Sama Foundation for a Smoke-free World

Oleh: Admin Kamis 21 Nov 2019, 18:13 WIB
Pernyataan sikap organisasi profesi kesehatan di Kantor IDI, Jakarta Pusat (Ayojakarta.com/Dhika Alam Noor)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Sejumlah perhimpunan dokter di bawah Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan sikap terhadap industri rokok yang mengajak kerja sama dan berusaha mengecoh dengan program-program yang seakan dibentuk untuk kesehatan.

Pada September 2017, Foundation for a Smoke-free World sebagai salah satu kampanye industri rokok raksasa dunia asal Amerika yang didirikan Philip Morris Internasional (PMI) mendukung usaha sejumlah negara untuk bebas dari asap rokok yang dibakar. 

Alih-alih terbebas dari asap rokok yang dibakar ternyata itu merupakan startegi bisnis PMI dengan menggunakan istilah kesehatan yang sangat mengecoh. Produk tembakau yang dikeluarkan PMI bernama Iqos merupakan tembakau yang dipanaskan.

Melihat kondisi itu, praktisi kesehatan di Indonesia diharapkan untuk waspada terhadap taktik tersebut. Disinyalir bahwa yayasan itu telah masuk ke Indonesia mendekati dan membujuk lembaga riset dan para akademisi untuk melakukan penelitian. 

Ketua Umum IDI Daeng M Faqih mengatakan, dalam menjaga kesehatan masyarakat, dokter harus mengetahui ancaman-ancaman lain yang bisa muncul dari industri yang membahayakan kesehatan. 

''Kami sepakat menyatakan sikap untuk menolak bekerja sama dengan industri rokok, termasuk Foundation for a Smoke-free World dan afiliasinya,'' ujarnya dalam jumpa pers di Kantor IDI, Menteng, Kamis (21/11/2019).

Perhimpunan Dokter Spesialis (PDSP) dan Perhimpunan Dokter Seminat (PDSM) menyatakan sikap yang sama. Sebab kampanye tersebut justru berbahaya bagi kesehatan. 

''Dalam bentuk apapun demi melindungi generasi yang akan datang. Karena aktivitasnya akan berpengaruh kepada kesehatan," jelas Daeng M Faqih.  

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo