Nasional

Laut Maluku Digoyang 150 Gempa Susulan

Oleh: Admin Sabtu 16 Nov 2019, 11:38 WIB

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 150 gempa susulan di Laut Maluku setelah gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (14/11/2019) malam.

Sebanyak 150 gempa susulan itu terdeteksi sampai Jumat kemarin. Delapan dari 150 gempa susulan tersebut dapat dirasakan oleh warga.

Dalam siaran pers BMKG dijelaskan, ada 68 gempa bumi dengan magnitudo 4, sebanyak 69 gempa bumi dengan magnitudo 4 sampai 5, dan 14 gempa bermagnitudo di atas 5.

Gempa bumi terkini terjadi tadi pagi, pukul 06.44 WIB di utara Laut Maluku dengan magnitudo 5. Gempa yang tak berpotensi menimbulkan tsunami itu pusatnya berada pada kedalaman 10 km di 1.59 Lintang Utara, 126.45 Bujur Timur, 127 km barat laut Jailolo Maluku Utara, 129 km barat laut Halmahera Barat, dan 135 km Ternate.

AYO BACA : Gempa Magnitudo 7,1 Maluku Utara Diikuti 28 Gempa Susulan, Ini Penyebabnya

Gempa magnitudo 7,1 terjadi pada Kamis (14/11/2019) pukul 23.17 WIB di 134 km barat laut Jailolo pada kedalaman 73 km. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami terkait gempa itu dan mencabutnya pukul 01.45 WIB pada Jumat (15/11/2019).

Hasil monitor muka air laut menunjukkan tsunami kecil terjadi di Ternate setinggi 6 cm pukul 23.43 WIB, di Jailolo setinggi 9 cm pukul 23.43 WIB, dan di Bitung setinggi 10 cm pukul 00.08 WIB pada Jumat (15/11/2019).

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa Maluku Utara menyebabkan 36 bangunan rusak ringan. Gempa juga menyebabkan kerusakan tiga bangunan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

BNPB juga mencatat tiga orang di Maluku mengalami luka ringan karena tertimpa batu bata dari dinding rumah yang rusak akibat guncangan gempa.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom