Nasional

Bukan Wisata Halal, Ini Fokus Wishnutama Kembangkan Pariwisata

Oleh: Admin Rabu 13 Nov 2019, 20:31 WIB
Menparekraf Wishnutama Kusubandio/Tribunnews

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut pihaknya berencana menjadikan Danau Toba dan Pulau Bali sebagai kawasan wisata halal.

''Dengan ini kami sampaikan bahwa kami tidak pernah mengeluarkan wacana wisata halal di Toba dan Bali dan mengeluarkan pernyataan sebagaimana yang diberitakan oleh sebuah media nasional akan menyulap Toba dan Bali sebagai destinasi wisata ramah wisman muslim,'' jelas Wishnutama dalam keterangannya, Rabu (13/11/2019).

Wishnutama mengaku menyesalkan jika pemberitaan mengenai hal tersebut telah mengundang polemik di masyarakat termasuk para pelaku industri dan insan pariwisata.  

Menurutnya, persepsi yang muncul atas pemberitaan juga sangat bertolak belakang dengan pandangan  dan komitmen Kemenparekraf dalam menghargai budaya, kearifan lokal dan keberagaman. 
    
''Pariwisata kita terbangun atas kearifan masyarakat dan budaya lokal pada tiap destinasinya sehingga menjadi daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan. Ada keramah-tamahan khas yang dirasakan para wisatawan dengan berbagai latar kultur dan agama,'' paparnya.

Wishnutama mengatakan, budaya, kearifan lokal dan kekayaan alam harus dijaga, dipelihara, dan dikelola dengan baik agar pariwisata Indonesia selalu menciptakan daya tarik bagi wisatawan dan mendatangkan kesejahteraan rakyat.

Pariwisata juga merupakan aktivitas universal sehingga seluruh tempat wisata di Indonesia terbuka bagi wisatawan apapun latar belakang agama, kepercayaan, dan kewarganegaraannya. 

Fokus Kemenparekraf ke depan adalah mengembangkan destinasi wisata sesuai kearifan budaya lokal sehingga pariwisata Indonessia berdiri kokoh di atas fondasi kebudayaan. 

''Kami menjunjung tinggi dan sangat meyakini bahwa kekayaan alam dan budaya Nusantara yang kita miliki justru merupakan aset dan modal terbesar dalam mengembangkan sektor pariwisata sekaligus sebagai daya tarik pariwisata di masing-masing destinasi,'' jelas Wishnutama. 

Dia menambahkan, Bali selama ini merupakan sebagai sebuah role model pariwisata berbasis budaya yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaaan dan toleransi sekaligus destinasi yang mampu merefleksikan harmoni dalam keberagaman. Demikian pula Toba sebagai destinasi wisata alam dengan kekayaan kultural yang amat tinggi dari masyarakatnya.

''Kami berharap sinergi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait pariwisata dapat terus dikuatkan demi pariwisata yang maju dan menyejahterakan masyarakat,'' demikian Wishnutama. 

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo