JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Wakil Ketua Partai Gelora, Fahri Hamzah menegaskan partainya didirikan tanpa ada kepentingan pribadi atau pemilik modal di dalamnya.
"Terus terang kami mau bantah asumsi lama soal politik, politik itu harus ada cukong, ini nggak ada. Itu adalah pasar ide, ini yang penting ide dulu sudah ada, gimana artikulasi masyarakat tersampaikan," ujarnya, saat syukuran partainya di daerah Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019).
Menurut Fahri, yang terpenting saat ini adalah mengimplementasikan idenya agar partainya dipilih dan digandrungi masyarakat.
Hal itu, lanjut Fahri, tercermin dari syukuran yang dilakukan partainya secara sederhana.
AYO BACA : Anis Matta Ketum Partai Gelora, Kader PKS Diklaim Akan Banyak Bergabung
"Untuk acara kafe ini nggak seberapa, acara di hotel nggak seberapa, kita punya tradisi voluntary yang luar biasa," kata dia.
Dengan berdirinya Partai Gelora, kata Fahri, juga membantah stereotif hanya orang kaya yang dapat mendirikan partai politik.
"Itu dia yang mau kami bantah karena kita menganggap bahwa dana itu sudah ada UU-nya dan kita mengumpulkan dana sesuai UU. Jadi, teori kalau nggak kaya nggak bisa bisa bikin partai, itu menurut saya kita bantah itu. Jadi kita harus kembangan terlebih dahulu idenya itu apa," tandasnya.
AYO BACA : Pengurus di Provinsi Lengkap, Partai Gelora Siap Bermanuver