Nasional

Ingat Pak Erick Profesional, Jangan Ada Titipan SDM di Kementerian BUMN

Oleh: Admin Minggu 27 Okt 2019, 08:53 WIB
Anggota Komisi VI DPR, Hj. Nevi Zuairina/Humas FPKS DPR

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kementerian BUMN di tangan Menteri Erick Tohir dinilai akan menjadi institusi yang semakin sehat. Namun begitu, Fraksi PKS DPR akan terus memperhatikan, sejauh mana kinerja Kementerian BUMN selama 100 hari ke depan.

Demikian dikatakan anggota Komisi VI DPR, Hj. Nevi Zuairina dalam keterangannya di Jakarta.
   
“Semoga Bapak Erick Tohir mampu membawa idealismenya untuk diterapkan di Institusi negara ini. Sebagai langkah awalnya adalah tidak ada titipan SDM untuk masuk di kementerian karena menteri berasal dari profesional, bukan orang partai,"  ujar Nevi.

Legislator asal Sumbar II ini meminta kepada kementerian BUMN terus melakukan konsolidasi dengan strategi holdingisasi. Ini dinilainya perlu terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan kapabilitas BUMN dalam kancah persaingan global. Bila tidak ada penghalang besar, ia yakin BUMN akan menuju Super Holding.
 
Ke depannya, lanjut Nevi, Kementerian BUMN sangat perlu membentuk Komite Talent yang terdiri dari para profesional yang independen dan kredibel. Tugas Komite ini untuk mencari, menseleksi, mengusulkan dan memantau perilaku dan kinerja semua direksi/calon direksi BUMN  (pejabat setingkat di bawah direksi) sepanjang waktu. Komite inilah yang mengusulkan shortlist untuk proses fit and proper jika ada kebutuhan direksi di suatu BUMN.

Politisi PKS ini meyakini bila Erick Thohir komitmen untuk tidak ada melakukan selebrasi dan seremoni dalam 100 hari ke depan demi membangun budaya kinerja yang mumpuni, kementerian yang ia pimpin akan menjadi sebuah institusi sangat berwibawa.

“Terakhir saya berharap kepada Bapak Menteri, agar menyusun guidelines yang jelas tentang porsi profit center dan agen pembangunan pada setiap BUMN. Ini penting agar budgeting-nya lebih proporsional dengan fungsi-fungsi yang ada," tutup Nevi.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria