Nasional

Di Depan Tjahjo, Tito Ngaku Mesti Sesuaikan Diri Dulu dengan Kultur Kemendagri

Oleh: Admin Rabu 23 Okt 2019, 13:49 WIB
Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo, serah terima jabatan dengan penggantinya sebagai Mendagri, Tito Karnavian/Ayojakarta.com

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Usai dilantik sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang baru, Jenderal Pol Tito Karvanian melakukan serah terima jabatan (sertijab) dengan Tjahjo Kumolo di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). 

Pantauan Ayojakarta, Tito dan Tjahjo duduk sejajar. Sama dengan Tjahjo, pria yang baru saja diberhentikan dari Kapolri itu mengenakan setelan jas hitam, bukan baju dinas kepolisian. 

Dalam pidatonya usai penandatanganan sertijab, Tjahjo mengatakan baru pertama kali ini Mendagri berasal dari kepolisian. Sebelum-sebelumnya, Mendagri berasal dari TNI dan partai politik.

"Satu-satunya orang polisi diberi kepercayaan. Selama ini mantan-mantan kepala staf (TNI). Sudharmono, Rudini, kemudian sampai Soerjadi Soedirdja, Mohammad Maruf, dan saya dari partai politik," ungkap Tjahjo, yang kini menjabat Menteri PAN RB.

Tjahjo juga berpesan kepada jajaran bekas anak buahnya untuk mendukung Tito dalam menjalankan tugas. Ia juga memohon maaf kepada jajarannya dan awak pers atas segala kebijakan yang kurang sempurna selama menjadi Mendagri. 

"Mengucapkan mohon maaf bila kurang berkenan dalam kebijakan, perkataan, baik kepada teman-teman maupun kepada awak pers. Terima kasih lima tahun ini saya didukung dengan lancar sebagai Mendagri," ucapnya.

"Buat teman-teman Kemendagri dan Badan Pengelola, lebih ditingkatkan mendukung Pak Tito. Tantangan lebih berat karena menata struktur pemerintahan ini," sambung dia. 

Setelah itu, giliran Tito yang berpesan. Ia meminta seluruh jajaran Kemendagri termasuk Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mendukung kinerjanya.

Meski berlatar kepolisian, Tito berjanji menyesuaikan dirinya dengan lingkungan dan permasalahan Kemendagri.

"Saya akan menyesuaikan diri. Bagi saya ini pengalaman baru dari kultur, dari tata nilai, disiplin, kultur yang lebih cair dan fleksibel hingga keahlian berbeda," ucapnya.

"Tapi apapun juga, saya minta dukungan kepada seluruh jajaran untuk membaktikan diri kepada pemerintah, bangsa dan masyarakat sesuai dengan Tupoksi yang diundang-undangkan, termasuk BNPP dan jajarannya. Kita sambil jalan, memahami persoalan," tambah Tito.

Tito akan langsung mengeksekusi pekerjaan di Kemendagri usai membereskan persoalan internalnya di Kepolisian RI. Hari Jumat pekan ini dirinya pun harus mendampingi Presiden ke Papua.

"Beliau akan ke Papua, Sabtu atau Minggu. Minggu depan kita mengambil formula dan saya akan meneruskan program. Saya mohon diterima dalam Kementerian Dalam Negeri," pinta Tito.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom