Nasional

Siap Jadi Menteri, Erick Thohir Masih Berat Tinggalkan Perusahaan

Oleh: Admin Senin 21 Okt 2019, 14:57 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Erick Thohir/CNBC Indonesia

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pengusaha Erick Thohir mengaku siap membantu Presiden Joko Widodo meski mengaku sangat berat meninggalkan dan melepas jabatan di perusahaannya.

''Ya, tentu kita harus berhenti total. Memang cukup berat bagi saya secara pribadi,'' kata pria kelahiran 30 Mei 1970 itu setelah dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10/2019).

Menurut mantan pemilik Inter Milan dan DC United itu, saat menjabat dalam pemerintahan nantinya tidak boleh ada konflik kepentingan.

''Ya, sudah pasti dengan jabatan seperti ini tidak boleh conflict of interest. Ya, tentu kita harus berhenti total,'' ujarnya.

AYO BACA : Sorotan Pengamat Asing ke Jokowi yang Belum Umumkan Kabinet

Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) itu mengaku saat pelaksanaan Asian Games sudah berhenti total mengurus perusahaannya selama 2 tahun 8 bulan.

"Pada saat Asian Games berhenti total hampir 2 tahun 8 bulan, terus kemarin juga ada lagi pekerjaan lain," tuturnya.

Erick mengkalkulasi sudah hampir tiga tahun meninggalkan pekerjaan di perusahaannnya.

''Sekarang baru -3 bulan kembali normal, mungkin ya saya, itu rahasia Allah,\" kata Erick yang kemudian bergegas berpamitan untuk meninggalkan Istana.

AYO BACA : Posisi Menteri Ini yang Disodori Jokowi untuk Wishnutama

TAGS:
Reporter Admin
Editor Lopi Kasim