JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Kepolisian siap melaksanakan pengamanan prosesi pelantikan presiden-wakil presiden terpilih pada Minggu besok (20/10/2019).
''Persiapan-persiapan sudah dilakukan sampai hari ini, pasukannya baik dari TNI-Polri sudah menempatkan pola yang sudah diatur,'' kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra, Sabtu (19/10/2019).
Pola pengamanan terbagi dalam beberapa ring, di mana TNI bertanggung jawab di ring I dan ring II sementara polisi berada di ring III. Oleh TNI, operasi pengamanan melekat dan langsung kepada presiden-wakil presiden kali ini diberi sandi Operasi Waskita dengan pokok pelaksana adalah Pasukan Pengamanan Presiden TNI.
Saputra mengatakan, selain pengamanan di Komplek Gedung MPR/DPR, secara keseluruhan berdasarkan pola pengamanan ada beberapa objek vital yang perlu dijaga dengan penambahan pasukan.
''Tentunya semua ini untuk menjamin keamanan, baik pada titik pusat kegiatan atau beberapa instansi atau objek vital yang perlu juga dilakukan antisipasi pengamanan,'' jelasnya.
AYO BACA : 17 Kepala Negara Sudah Konfirmasi Hadiri Pelantikan Presiden
Saputra menyebut, sembilan kepala negara hampir dipastikan akan hadir dalam pelantikan. Untuk pemberlakuan pengamanan terhadap sembilan kepala negara, akan dilakukan Operasi Waskita dengan penanggung jawab Pasukan Pengamanan Presiden TNI.
''Kemudian yang VVIP lain bekerja sama dengan TNI tetap melakukan sebagaimana prosedur yang ada. Pengamanan (terhadap sembilan kepala negara) setelah tiba di Jakarta, karena sebagian sudah tiba di Jakarta,'' katanya.
Adapun, sesuai UU Nomor 34/2004 tentang TNI, tugas pengamanan kepala negara/kepala pemerintahan, wakil kepala pemerintahan, dan keluarganya ada di tangan TNI. Dalam kaitan ini, Markas Besar TNI memiliki organ tersendiri, yaitu Pasukan Pengamanan Presiden TNI yang melaksanakan tugas pengamanan itu secara langsung, melekat, dan tanpa henti.
Demikian juga pengamanan tamu negara resmi setingkat kepala negara/kepala pemerintahan dan perwakilan organisasi internasional juga berada di tangan TNI.
Menurut Saputra, terdapat 30 ribu personel TNI-Polri yang dilibatkan dalam pengamanan prosesi pelantikan presiden-wakil presiden terpilih.
AYO BACA : Anies Imbau Warganya Tidak Turun ke Jalan Saat Pelantikan Presiden