JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Jokowi sebaiknya melakukan kontemplasi agar lebih jernih dalam memandang dan menyelesaikan berbagai persoalan negeri yang datang bertubi-tubi akhir-akhir ini.
Semua persoalan bangsa ini mendesak untuk segera diurai dan diselesaikan satu persatu.
Begitu saran anggota DPD RI, Fahira Idris dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Menurut Fahira, sepanjang tahapan Pemilu 2019 kemarin energi bangsa ini sudah habis terkuras. Padahal seharusnya, energi bangsa ini terisi kembali dengan optimisme setelah pemilu selesai.
“Saya khawatir bangsa ini kehabisan energi. Jika itu sampai terjadi (energi bangsa habis), kita sama-sama tahu apa yang bakal terjadi pada negeri ini. Sebelum dilantik, dalam beberapa hari ini saya sarankan Pak Jokowi berkontemplasi agar bisa memandang lebih jernih apa penyebab bangsa ini terus berpindah dari satu kegaduhan ke kegaduhan lainnya. Lakukan olah pikir, agar perjalanan bangsa ini ke depan lebih baik,” imbau Fahira.
Fahira mengatakan, Indonesia lahir dari sebuah kompleksitas situasi dan permasalahan. Namun semua persoalan itu bisa diurai dengan baik karena para pemimpin pergerakan saat itu selalu melakukan perenungan dan berpikir dengan sepenuh perhatian merespon situasi dan kondisi dunia kolonial.
Proses perenungan dan olah pikir inilah yang menghasilkan sebuah negara Indonesia yang sudah berdiri selama 74 tahun.
“Sisihkan waktu, berkontemplasi. Pahami sejarah berdirinya negeri ini. Resapi spirit para pendiri bangsa mendirikan Indonesia. Lewat kontemplasi mudah-mudahan Pak Jokowi bisa menemukan akar persoalan kenapa kondisi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Apa kekuasaan yang diberikan rakyat sudah dikembalikan ke rakyat lewat keadilan sosial, keadilan hukum, keadilan ekonomi?” tukas Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR ini.