Nasional

Bantuan untuk Korban Konflik Nduga Mencapai Rp 4,9 Miliar

Oleh: Admin Kamis 17 Okt 2019, 14:53 WIB
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat/Antara

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Bantuan dari Kementerian Sosial yang sudah didistribusikan untuk korban konflik di Nduga, Provinsi Papua mencapai Rp 4,9 miliar.

''Bantuan yang sudah didistribusikan yaitu tahap satu hingga tahap keempat,'' kata Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Harry Hikmat, Kamis (17/10/2019).

Harry merincikan, bantuan tahap satu senilai lebih dari Rp 2,5 miliar berupa beras dan logistik lainnya yang sudah didistribusikan pada Januari 2019.

Tahap kedua berupa bantuan kebutuhan dasar senilai Rp 740 juta lebih, tahap ketiga lebih dari Rp 419 juta dan bantuan tahap ke empat senilai Rp 1,26 miliar.

''Bantuan tahap ke empat berupa sembako pemberiannya disaksikan langsung Pemkab Nduga, kepala distrik dan dinsos setempat,'' ujar Harry.

Pada penyaluran bantuan tahap satu, baik makanan, obat-obatan maupun tim medis ke lokasi konflik baik melalui jalur darat maupun udara mengalami kesulitan karena situasi keamanan belum kondusif. Para korban tersebar di sejumlah titik pengungsian dengan jarak tempuh berjauhan sehingga menyulitkan distribusi bantuan.

Pada Juli 2019 lalu, Sekretaris Daerah Kabupaten Nduga Namia Gwijangge memperkirakan ada sekitar 39 ribu warga yang mengungsi akibat konflik bersenjata antara aparat TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata pimpinan Egainus Kogoya di Distrik Yal, Kabupaten Nduga pada 26 Februari 2019.

Data pemkab dan Kementerian Kesehatan, sebanyak 53 orang meninggal diantaranya 23 anak-anak tapi karena sakit, usia dan berbagai faktor lainnya. Dari 53 orang yang meninggal tercatat anak-anak sebanyak 23 orang, 20 orang dewasa dan sisanya lansia. 

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo