Nasional

Abdullah Azwar Anas, Menata Kampung untuk Hadapi Bonus Demografi 2045

Oleh: Admin Rabu 16 Okt 2019, 15:17 WIB
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas memberikan ceramah dalam diskusi publik bertajuk ''Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045''/Ayojakarta.com

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Tingkat urbanisasi disebut akan semakin tinggi jika permasalahan yang ada di perdesaan atau kampung jika tidak segera diselesaikan. 

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, pihaknya memulai dengan melakukan langkah kecil menata kampung untuk menghadapi bonus demografi di tahun 2045 mendatang. 

''Karena desa yang maju, akan menjadi himpunan bagi Indonesia yang maju,'' ujar Abdullah Azwar Anas dalam diskusi publik bertajuk ''Mimpi Tokoh Muda untuk Indonesia 2045'' di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Saat ini, kata dia, telah banyak perubahan di Banyuwangi. Mulai dari tingkat pengangguran dan kemiskinan yang berkurang, layanan kesehatan, teknologi informasi, dan lainnya.

Anas, sapaannya, mampu membawa Banyuwangi meraih banyak prestasi. Kabupaten paling timur di Pulau Jawa itu kini memiliki kampung smart. 

''Sekarang ada yang canggih lagi. Di satu desa ada satu pelayanan yang tidak perlu ada penjaganya, karena hanya perlu ditekan dan dimasukan nomor KTP. Apa yang diperlukan akan ke luar sendiri,'' jelasnya. 

Bahkan, 189 desa di kabupaten tersebut telah dialiri fiber optik, wifi di ruang ruang publik desa, pelayanan publik berbasis digital. Serta kantor desa ramah lansia, disabilitas, anak dan wanita hamil. Selain itu ada keterbukaan informasi publik. 

Anas menerangkan, desa mengalokasikan honor untuk satgas pemburu kemiskinan. Hal itu sejalan dengan mimpinya emberantas kelaparan di wilayahnya. 

''Mimpi saya juga adalah kampung-kampung tidak boleh ada orang kelaparan. Karena faktanya ada orang yang tidak bisa disentuh oleh APBD,'' terangnya. 

Sebagian penduduk lansia di Banyuwangi, tambah Anas, setiap hari dikirim dua rantang makanan. ''Anggaran ini separuh dari APBD dan dari rakyat,'' pungkasnya.

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim