Nasional

Tangani Wamena dengan Cinta

Oleh: Admin Selasa 08 Okt 2019, 19:08 WIB
Warga memadati Bandara Wamena pada 27 September 2019. Ribuan warga meninggalkan Wamena pasca kerusuhan/Antara

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Partai Keadilan Sejahtera meminta pemerintah menangani dan menyelesaikan konflik di Wamena dengan cinta, bukan semata dengan penegakan hukum semata.

''Pastikan cinta, cinta, dan cinta menjadi dasar dalam menangani konflik yang terjadi di Wamena,'' kata politisi PKS Mardani Ali Sera di Komplek Parlemen, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, tidak perlu ada pengerahan aparat keamanan yang sifatnya penegakan hukum menyamaratakan dalam menangani konflik Wamena.

AYO BACA : Layanan Trauma Healing Dampingi Korban Kerusuhan Wamena Sampai Sembuh

''Penegakan hukum yang pukul rata dikhawatirkan justru akan membuat situasi lebih memanas,'' ujar Mardani Ali Sera.

Dia menambahkan, operasi intelijen yang bersifat tertutup untuk meredam konflik harus lebih berperan ketimbang penegakan hukum secara terbuka. Selain itu, tokoh agama dan tokoh masyarakat juga perlu didekati dalam upaya meredam konflik.

Lebih jauh, Mardani Ali Sera juga mengusulkan pemerintah memberi keistimewaan kepada Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebagai daerah otonom baru. Meskipun sedang ada moratorium pemekaran wilayah.

''Menurut saya lebih baik Papua dimekarkan menjadi dua provinsi. Dan Papua Barat menjadi tiga provinsi agar pemerintah daerah bisa lebih menyentuh masyarakat di pelosok. Pemekaran daerah otonom baru juga harus diikuti dengan kebijakan-kebijakan yang bisa menjamin kesatupaduan masyarakat di Papua,'' papar Mardani Ali Sera. 

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo