Nasional

Tingkatkan Kecintaan, TNI Bagikan Pakaian Batik ke Warga Nduga

Oleh: Admin Rabu 02 Okt 2019, 21:08 WIB
Personel Yonif Raider 321/13/1 Kostrad membagikan sebanyak 200 lembar pakaian batik kepada warga di Kampung Yerusalem, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (2//10/2019)/Antara

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Memperingat Hari Batik Nasional, sebanyak 200 lembar pakaian batik dibagikan Prajurit TNI dari Yonif Raider 321/13/1 Kostrad di Kampung Yerussalem, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (2/10/2019).

"Guna merayakan Hari Batik Nasional, kami membagikan pakaian atau baju batik kepada warga di Nduga," kata Letda CHB Elgio Inmas Jefrisany, salah satu komandan pos yang bertugas di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua ketika dihubungi dari Kota Jayapura.

Menurut dia, Hari Batik Nasional dirayakan tiap 2 Oktober sebagaimana ditetapkannya batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO.

"Hari ini kan 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional dimana beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah, BUMN, swasta dan pelajar disarankan untuk memakai batik yang bertujuan untuk meningkatkan martabat bangsa, menumbuhkan kebanggaan, kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan Indonesia," katanya.

Untuk mendorong dan terus mengembangkan batik di Indonesia, kata Elgio, tidak terkecuali di Kampung Yerusalem Distrik Mbua, pihaknya mengajak mengajak masyarakat untuk merayakan Hari Batik Nasional.

AYO BACA : Wah, Pegawai dan Pengunjung PN Jaksel Kompak Berbatik Hari Ini

"Dengan cara membagi-bagikan baju batik sebanyak 200 lembar kepada masyarakat dewasa pria, wanita dan anak-anak yang berasal dari swadaya satuan dan anggota satgas," katanya.

Pada momentum itu, kata dia, personel Yonif Raider 321/13/1 Kostrad, juga menjelaskan sedikit asal muasal pembuatan batik itu sendiri.

"Kami juga menjelaskan soal asal usul batik nasional kepada warga Nduga, dengan harapan mereka bisa tahu dari mana batik tersebut," katanya.

Dia menambahkan, masyarakat sangat senang, bahagia dan mengucapkan terima kasih atas apa yang anggota satgas lakukan.

"Karena mereka sekarang bisa merasakan dapat memakai batik sama seperti saudara-saudara lainnya di seluruh Indonesia," pungkasnya.

AYO BACA : Selamat Hari Batik Nasional, Yuk Intip Suasana Spesial di KBRI Seoul

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim