Nasional

Jokowi Pertimbangkan Usulan Serikat Buruh Soal BPJS Kesehatan

Oleh: Admin Senin 30 Sep 2019, 16:49 WIB
Pelayanan BPJS Kesehatan/BPJS

BOGOR, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo menyatakan, akan mempertimbangkan  masalah kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kelas III.

Hal tersebut muncul setelah Jokowi menerima usulan dari pimpinan serikat buruh.

''Itu juga usulan, kita pertimbangkanlah, karena memang kita harus berhitung, harus berkalkulasi,'' ujar Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (30/9/2019). 

Menurut Jokowi, penghitungan itu dilakukan agar anggaran BPJS tidak defisit. 

AYO BACA : Jokowi: Yang Paling Penting Jangan Anarkis

Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan pihaknya dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Newa Wea dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi membahas tiga hal, yakni penolakan RUU Ketenagakerjaan yang merugikan buruh, rencana revisi PP Nomor 78/2015 tentang Pengupahan, serta penolakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan Kelas III.

"Kami mengatakan iuran BPJS kelas III akan memberatkan rakyat dan menurunkan daya beli. Oleh karena itu kami mengusulkan dan menyarankan kepada beliau untuk dipertimbangkan agar iuran kelas III tidak dinaikkan," kata Said.

Sementara itu, Andi Gani mengatakan kenaikan iuran BPJS kelas III akan mempengaruhi kehidupan buruh dan rakyat kecil.

Andi mengatakan Presiden Jokowi telah menerima usulan dengan baik dan mengimbau seluruh buruh untuk tetap tenang menghadapi gejolak hukum saat ini.
 

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim