Nasional

Pemerintah Tambah Jumlah Safe House untuk Korban Kabut Asap

Oleh: Admin Kamis 19 Sep 2019, 12:57 WIB
Ilustrasi safe house untuk korban kabut asap/Riaugreen

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah menambah jumlah safe house atau rumah aman untuk korban kabut asap kebakaran hutan dan lahan, lantaran warga yang terdampak asap semakin banyak.

''Safe house kita tambah seperti di Riau. Sudah disiapkan 16 safe house,'' kata Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Kamis (19/9/2019).

Dia menjelaskan, fasilitas tersebut dilengkapi dengan pembersih udara (air purifier) yang ideal dengan luas ruangan, tabung gas oksigen. Seluruh ruangan juga tertutup agar asap tidak masuk dan terdapat velbed serta tersedia sumber daya manusia untuk layanan dukungan psikososial dan tim medis.

Dengan tersedianya tim medis maka korban yang terdampak kabut asap bisa langsung ditangani. Jika sudah terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) bisa segera dirujuk ke layanan kesehatan dengan peralatan yang lebih lengkap.

AYO BACA : Kemensos Siapkan Lima Langkah Tangani Dampak Kebakaran Hutan

''Peran Kemensos menyediakan safe house bagi warga yang belum terkena ISPA yang tidak nyaman tinggal di rumahnya karena terkepung asap. Kami juga siapkan makanan, tempat tidur dan lain-lain,'' jelas Agus.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat menambahkan, jumlah warga yang memanfaatkan rumah aman semakin meningkat.

''Sampai hari ini sudah 1.600-an orang yang memanfaakan safe house yang disediakan di Jambi. Sedangkan di Riau dalam sehari bisa 157 orang,'' katanya.

Di Provinsi Riau, fasilitas safe house disiapkan di dua lokasi yaitu Posko Kantor Dinas Sosial Riau di Kota Pekanbaru dan Panti Sosial Bina Remaja Rumbai, Pekanbaru. Safe house juga disiapkan di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, NTT, Papua, dan Papua Barat. 

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo