Nasional

Keluarga Inginkan Pertemuan Presiden dan Siti Aisyah

Oleh: Admin Selasa 12 Mar 2019, 17:18 WIB
Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Keluarga Siti Aisyah. (Antara)

AYO BACA : Keluarga Harina Siap Bantu Identifikasi Jenazah Korban Ethiopian Airlines

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menuturkan, pertemuan Siti Aisyab dengan Presiden Joko Widodo merupakan permintaan keluarga untuk menyampaikan rasa terima kasih.

"Bapak dan Siti Aisyah berkali-kali, ibunya, kakaknya, bahasanya tadi beribu-ribu 'nuhun', terimakasih, kepada bapak Presiden yang dari sejak awal kasus ini muncul terus melakukan pendampingan, baik pendampingan hukum, maupun pendampingan kekonsuleran," kata Retno kepada media di halaman Istana Negara Jakarta pada Selasa (12/3/2019).

Menurut Menlu, proses pembebasan Siti Aisyah melibatkan banyak pihak antara lain Kementerian Hukum dan HAM, Jaksa Agung, Polri, BIN serta Kementerian Luar Negeri.

Pemerintah telah berupaya, selain memberikan bantuan hukum, juga memberi hal-hal lain dalam proses hukum seperti bukti-bukti yang dibutuhkan sehingga dapat meringankan tuntutan kepada Siti.

"Jadi sekali lagi bahwa ini adalah proses hukum yang sudah cukup lama, sudah 2 tahun 24 hari 'by today'. Sudah lama, dan Alhamdulillah berakhir dengan baik," jelas Retno.

Siti Aisyah dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Malaysia dari dakwaan pembunuhan kakak tiri Pemimpin Tinggi Korea Utara Kim Jong-un, Kom Jong-nam, yang terjadi pada 13 Februari 2017.

TKI asal Banten itu tiba di Indonesia pada Senin (11/3/2019). 

Saat pertemuan dengan Siti, Presiden menyampaikan ucapan selamat kepada Siti dapat bergabung kembali denga keluarga.

Jokowi mengatakan upaya pembebasan Siti merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungan Warga Negara Indonesia di luar negeri.

AYO BACA : Pengamat Soroti Kesamaan Kecelakaan Ethiopian dan Lion

Reporter Admin
Editor Rizma Riyandi