AYOJAKARTA.COM – Jaya, Sudirman, Eka Sandi, Supriyanto, Eko, Rivaldi dan Adi Saputra merupakan daftar nama terpidana dalam kasus tewasnya sejoli Vina-Eky Cirebon.
Diduga menjadi komplotan anggota geng motor, para terpidana kemudian diringkus atas sangkaan terlibat dalam kasus tewasnya sejoli Vina-Eky Cirebon.
Tanpa ada pembelaan yang memadai, para tersangka dalam kasus tewasnya sejoli Vina-Eky Cirebon kemudian divonis bersalah.
Sempat terkubur lama, kasus tewasnya Vina-Eky kembali mencuat usai tayangan film dan penangkapan terhadap Pegi Setiawan mendapat banyak kecaman.
Akibat minimnya alat bukti dan kuatnya alibi, Polda Jawa Barat menurut banyak kalangan telah melakukan kesalahan penangkapan, sehingga Pegi dibebaskan.
Kesaksian Pegi Setiawan yang menyita banyak perhatian membuat para terpidana dalam kasus Vina-Eky memiliki secercah harapan.
Meski banyak pihak yang diduga terlibat telah bersuara dan sejumlah temuan diumumkan, hasil sidang PK memutuskan para terpidana tetap bersalah.
Baca Juga: Bocoran Terbaru Drama Korea Twelve, Ma Dong Seok Bertemu Sosok Jahat yang Berambisi Menguasai Dunia
Melalui sidang Peninjauan Kembali yang menyita banyak perhatian, harapan para terpidana kasus tewasnya Vina-Eky yang semula meninggi terpaksa diredupkan kembali.
Kondisi tersebut, menurut Reza Indragiri selaku Psikolog Forensik membawa dampak psikis yang sangat sulit diterima oleh para terpidana.
Berdasarkan hasil pertemuannya langsung dengan para terpidana, Reza mendapati sejumlah fakta mencengangkan pasca putusan sidang PK dibacakan.
Kondisi fisik Sudirman, menurut Reza telah mengalami penurunan berat badan hingga mencapai 35 kilogram dari semula 75 kilogram.
Bukan hanya dialami oleh Sudirman, penurunan kondisi secara psikis juga dialami oleh para terpidana lainnya.
“Jadi sulit untuk disangkal, sepertinya sudah ada pola-pola hidup yang memang tidak begitu positif yang mereka kembangkan di dalam sana,” ungkap Reza.
Dalam kasus tewasnya sejoli Vina-Eky, Sudirman merupakan salah satu tersangka yang disebut-sebut mengalami gangguan mental.
Dampak kuatnya tekanan psikis yang dialami Sudirman selama berada di dalam sel pasca sidang PK, menurut Reza juga telah mempengaruhi rasa cintanya kepada diri sendiri.
Karena merasa kesal, Reza menyebut terpidana Sudirman sering berusaha melukai dirinya sendirii dengan menggunakan Gunting Kuku.
Bukan hanya di bagian pergelangan tangan, upaya melukai diri sendiri juga berulang kali dilakukan pada bagian wajah.
Selain menunjukkan gejala penurunan psikis, para terpidana kasus Vina-Eky juga sempat memperlihatkan bekas luka tembak yang didapat saat pemeriksaan awal.
“Kata Rivaldi, seluruh terpidana mendapat perlakuan yang kurang lebih sama, pakai peluru,” ungkap Reza dikutip Ayojakarta dari Diskursus Net. ***