Nasional

Deretan Kisah Menyentuh di Balik Personel Gita Bahana Nusantara yang Tampil di Istana Negara

Oleh: Admin Minggu 17 Agu 2025, 14:16 WIB
Deretan Kisah Menyentuh di Balik Personel Gita Bahana Nusantara yang Tampil di Istana Negara

AYOJAKARTA.COM - Peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada tahun 2025 semakin meriah dengan berbagai kegiatan nasional.

Salah satu yang paling ditunggu adalah penampilan Gita Bahana Nusantara (GBN) dalam konser Simfoni Delapan Dekade yang akan digelar di Istana Negara pada 17 Agustus 2025.

GBN menjadi ikon musik kebangsaan yang selalu hadir setiap perayaan kemerdekaan, menghadirkan harmoni suara paduan dan orkestra dari putra-putri terbaik Indonesia.

Baca Juga: Film Terbaru Jo Jung Suk Ukir Sejarah Jadi yang Terlaris di Box Office Korea Selatan

Tahun ini, empat perwakilan dari Kalimantan Utara berhasil lolos seleksi dan siap tampil di panggung kenegaraan.

Mereka adalah Yuristo Pakabu Ambabunga (Tenor), Susilis Roliawanti (Sopran), dan Sebastian Imanuel (Bass) yang berasal dari Kabupaten Malinau, serta Marshela Dosianty (Alto) dari Kabupaten Bulungan.

Susilis Roliawanti mengungkapkan rasa bangganya bisa mewakili daerah. Dia mengatakan Prosesnya tidak mudah, karena harus melewati audisi dari tingkat kabupaten hingga provinsi sebelum akhirnya terpilih ke tingkat nasional.

Selain dari Kalimantan Utara, ada pula kisah inspiratif dari Mohamad Chaidar Latief, pemuda asal Bojonegoro yang dipercaya sebagai pianis orkestra GBN.

Baca Juga: Apa Isi Souvenir Upacara HUT ke-80 di Istana Negara Jakarta?

Pemuda Desa Purwosari ini menegaskan bahwa kerja keras mampu mengantarkan anak muda daerah menuju panggung terhormat di Istana Negara.

Menurutnya, kesempatan ini kebanggaan besar, bukan hanya untuk saya, tapi juga keluarga dan Bojonegoro. Dia berharap semoga bisa menjadi motivasi generasi muda lain untuk terus berkarya.

Gita Bahana Nusantara sendiri dibentuk sejak 2003 dan secara konsisten tampil setiap peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka.

Tahun 2025 menandai penampilan ke-22 mereka. Dengan jumlah 186 peserta hasil audisi ketat di 30 provinsi, GBN menjadi simbol “Indonesia mini” yang mempertemukan talenta muda berusia 16–23 tahun dari Sabang hingga Merauke.

Baca Juga: Bukan Hanya Merah Putih, Bendera Belanda Berkibar di Tengah Semarak Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80

Lebih dari sekadar unjuk bakat, GBN adalah wadah pembinaan karakter bangsa. Para anggota dibekali nilai kemandirian, kebersamaan, gotong royong, hingga cinta tanah air.

Selama 18 hari pelatihan intensif, mereka ditempa oleh pelatih profesional untuk menghasilkan harmoni musik terbaik.

Dalam upacara HUT ke-80 RI, GBN akan membawakan lagu nasional hingga daerah seperti Indonesia Jiwaku, Piso Surit, Lancang Kuning, Sajojo, hingga Rasa Sayange.

Suara indah mereka bukan hanya menghibur, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberagaman budaya adalah kekuatan bangsa.

Melalui Gita Bahana Nusantara, Indonesia terus meneguhkan semangat persatuan, patriotisme, dan kebanggaan nasional yang diwariskan kepada generasi muda.***

Reporter Admin
Editor Katarina Erlita