Nasional

Dampak Tarian Aura Farming di Ajang Pacu Jalur Mendunia, Rayyan Arkan Dika Dinobatkan Jadi Duta Pariwisata Riau Termuda

Oleh: Karseno AJ Selasa 08 Jul 2025, 18:39 WIB
Rayyan Arkan Dika Dinobatkan Jadi Duta Pariwisata Riau Termuda

AYOJAKARTA.COM – Kepiawaian Rayyan Arkan Dika, bocah asal Kuantan Singingi, Riau saat bernari di ujung sampan Pacu Jalur membuat warganet akrab dengan istilah Aura Farming.

Aksi tarian Aura Farming yang ditunjukkan Rayyan Arkan Dika saat ajang Pacu Jalur, seketika mewabah hingga ke banyak negara di dunia.

Bukan hanya dari kalangan warganet, tarian Aura Farming yang diperagakan Rayan Arkan Dika di acara Pacu Jalur bahkan sempat diikuti oleh sejumlah tokoh dunia.

Baca Juga: Waspada Penutupan Jalan! 5 Titik Rekayasa Lalu Lintas MRT Fase 2A yang Wajib Diketahui Warga Jakarta

Selain diperagakan ulang oleh maskot klub sepakbola kenamaan, tarian bocah berusia 9 tahun ini juga diparodikan Pembalap F1, Pemain Sepak Bola hingga Wapres Gibran.

Setelah tarian dengan julukan Aura Farming mendunia, nama Rayan Arkan Dika serta adat Pacu Jalur yang merupakan tradisi warga Riau-pun ikut mencuat ke permukaan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap Dika, Abdul Wahid yang merupakan Gubernur Riau mengangkatnya sebagai Duta Pariwisata.

Penetapan tersebut, menurut Abdul Hamid dipertimbangkan setelah melalui proses pembahasan dengan Dinas Kebudayaan.

Baca Juga: Bantuan Penebalan Bansos Rp400.000 Mulai Cair Merata per 8 Juli, Cek Status KKS Kamu!

Selain ditetapkan sebagai Duta Pariwisata dengan usia termuda, Dika juga akan mendapat penghargaan dari kementerian Pariwisata.

Tarian Aura Farming yang diperagakan Dika di ujung sampan Pacu Jalur, menurut Gubernur Riau sudah berhasil membawa dampak positif bagi masyarakat Riau.

Melalui tarian ekspresif yang kini mendunia di hampir setiap negara, Dika dianggap telah berhasil memperkenalkan budaya ada nusantara, khususnya Pacu Jalur di Riau.

Sehubungan dengan mewabahnya tarian Aura Farming yang kini telah mendunia, Roni Rahmat selaku Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau memberi tanggapan.

Baca Juga: 7 HP 2 Jutaan dengan Baterai 6000 mAh dan Wireless Charging, Mana Pilihan Terbaik?

Menurut Rahmat, Rayan Arkan Dika merupakan satu dari sekian banyak masyarakat Riau yang masih setia mempertahankan tradisi sehingga perlu di apresiasi.

“Setiap jalur itu ada Dika-nya masing-masing, kebetulan dia yang disorot sehingga viral, rejeki orang tidak ada yang tahu,” ungkapnya.

Terkait dengan riwayat asal tradisi Pacu Jalur, Roni menyebut sudah berlangsung sejak sekitar tahun 1700-an atau di masa era kolonial Belanda.

Acara Pacu Jalur yang kini sudah menjadi bagian dari tradisi 17-an, pada awalnya merupakan cara untuk merayakan Hari Ulang Tahun Ratu Wilhelmina.

Baca Juga: BPNT Penebalan Rp400.000 di Bank BNI, Masih Banyak yang Cair Hari Ini

“Setiap tahun festival Pacu Jalur diselenggarakan, tahun ini akan diadakan pada tanggal 20 sampai 24 Agustus,” imbuhnya.

Selain mengaku senang dengan apresiasi dan penobatan dirinya sebagai Duta Pariwisata Riau, Dika yang mempelajari tarian secara otodidak juga mengungkap cita-citanya.

“Bisa menari Pande sendiri, cita-cita mau jadi tentara,” ungkap Dika seperti dikutip Ayojakarta dari Metro TV. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita