Nasional

Wujudkan Sekolah Layak Pascabencana, Puluhan Relawan BRI Peduli Terjun Langsung ke Aceh Tamiang

Oleh: Gita Esa Hafitri Rabu 28 Jan 2026, 12:00 WIB
Wujudkan Sekolah Layak Pascabencana, Puluhan Relawan BRI Peduli Terjun Langsung ke Aceh Tamiang

AYOJAKARTA.COM -- Bencana alam yang melanda Provinsi Aceh tidak hanya menyisakan duka, tetapi juga melumpuhkan berbagai fasilitas penting, terutama sarana pendidikan. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Melalui inisiatif BRI Peduli, sebanyak 70 relawan turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan aksi "Bersih-bersih Sekolah" di SD Negeri Tugu Upah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang.

Aksi yang dilakukan oleh para relawan BRI Peduli tidak hanya sekadar membersihkan debu. Mereka melakukan pekerjaan berat mulai dari memindahkan puing-puing prasarana yang rusak parah ke tempat penampungan akhir agar tidak menghambat mobilitas siswa dan guru.

Kerusakan fisik sekolah pascabencana seringkali meninggalkan trauma visual, dan pembersihan area sekolah merupakan langkah awal untuk memulihkan psikologis komunitas sekolah.

Selain itu, para relawan juga memberikan perhatian khusus pada pengelolaan area sekolah yang masih tertutup lumpur tebal. Strategi ini bertujuan untuk mencegah sisa-sisa lumpur masuk kembali ke dalam ruang kelas saat intensitas hujan meningkat, yang berpotensi memicu banjir susulan.

Ruang-ruang kelas ditata ulang dengan cermat agar dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sementara waktu. Fokus utama dari kegiatan ini adalah menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh penghuni sekolah pascatragedi.

Kegiatan kemanusiaan ini lahir dari empati mendalam BRI terhadap para tenaga pendidik dan siswa yang terdampak langsung oleh bencana. Dhanny, selaku Corporate Secretary BRI, menjelaskan bahwa perusahaan ingin menjadi bagian dari solusi yang mempercepat kembalinya aktivitas normal di sekolah tersebut.

"Kami menyelenggarakan kegiatan ini sebagai perwujudan kepedulian BRI dalam membantu warga, terutama guru, murid, dan lingkungan sekolah, agar proses pendidikan dapat berjalan kembali dengan suasana yang aman serta nyaman," ungkap Dhanny.

Ia juga menambahkan bahwa aksi ini merupakan cerminan nyata dari solidaritas BRI terhadap masyarakat Sumatra. BRI Peduli berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat melalui program sosial yang komprehensif, mulai dari bantuan tanggap darurat hingga pemulihan sarana fisik secara berkelanjutan.

Langkah pembersihan ini hanyalah permulaan. BRI telah menyusun rencana jangka panjang untuk SD Negeri Tugu Upah Aceh Tamiang. Sekolah ini akan masuk ke dalam daftar penerima manfaat program BRI Peduli “Ini Sekolahku”.

Program unggulan ini dirancang khusus untuk menyentuh sekolah-sekolah yang berada di wilayah pedalaman serta daerah perbatasan yang seringkali luput dari perhatian.

Melalui "Ini Sekolahku", BRI akan melakukan renovasi sarana dan prasarana fisik sekolah secara menyeluruh. Hal ini mencakup perbaikan bangunan yang rusak, penyediaan fasilitas pendukung belajar, hingga memastikan bangunan sekolah memenuhi standar kelayakan jangka panjang.

"Harapan kami, aksi ini mampu memotivasi dan membakar semangat para murid untuk tetap giat menimba ilmu di lingkungan yang bersih dan gedung yang layak, karena pada akhirnya sekolah tersebut akan melahirkan sumber daya manusia yang kompeten demi kemajuan tanah air," tegas Dhanny.

Sebagai bagian dari Danantara, BRI menunjukkan peran strategisnya tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial. Di Aceh, BRI hadir secara utuh melalui pendirian Posko Bencana.

Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi pemberian bantuan dasar, layanan kesehatan gratis, hingga pendampingan psikososial bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Dukungan BRI dalam pemulihan bencana di Pulau Sumatra tercermin dalam data aksi yang masif. Hingga saat ini, BRI Group telah melaksanakan 40 aksi tanggap darurat yang tersebar di berbagai titik rawan bencana dengan dukungan 10 unit posko utama.

Bantuan yang disalurkan meliputi 6.500 paket makanan siap santap, 85.000 paket sembako, 950 paket survival kit, serta dukungan logistik hunian sementara, 10 tenda, dan 1.680 unit kasur serta selimut.

Untuk mendukung aspek kesehatan dan sanitasi, BRI Group juga telah mendistribusikan 33 truk air bersih, 4.850 paket obat-obatan, dan 7.000 unit peralatan kebersihan, serta mengerahkan lima unit perahu karet guna menjangkau wilayah terdampak banjir.

Secara keseluruhan, program kemanusiaan ini telah menjangkau sebanyak 100.250 jiwa penerima manfaat di berbagai wilayah terdampak bencana.

Reporter Gita Esa Hafitri
Editor Gita Esa Hafitri