Nasional

Punya Hubungan dengan Joko Widodo, Roy Suryo Mengaku Sempat Diintimidasi oleh Profesor Paiman Raharjo Melalui Pesan WA

Oleh: Karseno AJ Kamis 26 Jun 2025, 22:50 WIB
Punya Hubungan dengan Joko Widodo, Roy Suryo Mengaku Sempat Diintimidasi oleh Profesor Paiman Raharjo Melalui Pesan WA

AYOJAKARTA.COM – Sosok bernama Paiman Raharjo yang disebut-sebut memiliki gelar Profesor mencuat dalam lingkaran kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo.

Memiliki hubungan kekerabatan dengan Joko Widodo, Profesor Paiman Raharjo juga diduga berperan dalam pembuatan ijazah palsu untuk kelengkapan administrasi ke KPU.

Karena merupakan sosok kunci dalam kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo, sudah selayaknya keterangan dari Profesor Paiman Raharjo segera didalami.

Baca Juga: Masuk Pekan Terakhir Bulan Juni, Ini Daftar Acara HUT Kota Jakarta ke-498 yang Sudah Dipersiapkan Pemprov Mulai Besok!

Terlebih karena Paiman Raharjo yang sempat menduduki jabatan sebagai Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah dikabarkan sempat melakukan upaya intimidasi.

Pernyataan terkait dugaan keterlibatan Paiman dalam perkara pembuatan ijazah palsu Jokowi dan intimidasi tersebut, merupakan pandangan Pakar Telematika Roy Suryo.

Disampaikan saat menjadi narasumber di sebuah siniar bersama Abraham Samad, Roy secara pribadi mengaku mengenal sosok Paiman.

Meski berbeda periode, Roy mengaku sama-sama pernah berada di lingkungan Kemenpora dan mendapat tawaran mengajar di Universitas Moestopo (Beragama).

Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos Penebalan Rp400 Ribu dan Beras 20 Kg untuk 18,3 Juta KPM, Ini Rinciannya

“Saya waktu itu belum lulus Doktor, nanti kalau saya bersedia mengajar dapat Profesor di tempat saya,” kenang Roy saat ditawari pekerjaan sebagai Pengajar.

Komunikasi terakhir Roy sebelum kasus ijazah palsu menyeruak ke permukaan, sempat dilakukan usai Profesor Paiman menduduki jabatan sebagai Wakil Menteri Desa.

Lama tidak menjalin komunikasi, Roy mengaku mendapat pesan bernada intimidatif melalui aplikasi WhatsApp pada tanggal 6 Mei 2025 yang dikirim oleh Profesor Paiman.

“Pesannya panjang banget, tapi intinya dia memastikan pernah melihat ijazah Jokowi dan meminta saya untuk menyudahi,” ungkap Roy.

Baca Juga: 6 Amalan Utama Menyambut Tahun Baru Islam 2025, Umat Islam Dianjurkan untuk Melakukan Ini di Malam 1 Muharram 1447 H

Joko Widodo, menurut pesan yang ditulis oleh Profesor Paiman dan sempat dikirim ke Roy; tidak berniat untuk memperkarakan secara hukum.

Cukup lama beradu argumentasi melalui narasi, Roy mengaku terkejut setelah di akhir percakapan menemukan kalimat yang mengusik rasa penasaran.

Kalimat penutup dengan Profesor Paiman, menurut pengakuan Roy berisi sugesti yang membuat rasa ingin tahu memuncak.

“Dia minta saya menyudahi, dan kemudian dia bilang supaya keluarga saya aman dan damai, saya mencari tahu dan dari situ saya tahu kalau dia Relawan Jokowi,” imbuhnya.

Baca Juga: Cair Hari Ini! Bansos Penebalan Rp400.000 untuk KPM BPNT dan PKH Tahap Akhir Juni 2025

Berdasarkan hasil pertukaran informasi dengan sejumlah kolega di lingkarannya, Roy mengaku menemukan fakta menarik tentang Profesor Paiman.

Selain memulai perjuangan dari akar rumput, Profesor Paiman menurut Roy juga mengaku memiliki usaha di Pasar Pojok Pramuka di rentang tahun 1997 hingga 2002.

Meski mengaku memiliki usaha fotokopi dan jasa pengetikan skripsi, Profesor Paiman mengklaim tidak pernah memiliki bidang usaha percetakan.

“Dari tahun 1997 ke 2002 atau sepuluh tahun sebelum Jokowi, ia ingin membuat sebuah alibi,” pungkas Roy dikutip Ayojakarta dari YouTube Abraham Samad SpeakUp. ***

Baca Juga: Kapan Clash of Champions Season 2 Tayang? Ini Jadwal, Peserta, dan Link Nonton Gratis

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita