AYOJAKARTA.COM - Huru-hara soal akun Kaskus bernama Fufufafa masih terus berlanjut belum ada kepastian.
Terbaru, Pakar telematika Roy Suryo menyatakan bahwa akun Fufufafa, yang berisi hinaan terhadap Presiden Terpilih Prabowo Subianto, memang benar milik Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka.
Roy Suryo bahkan mengaku yakin hingga 99,9 persen bahwa akun tersebut adalah milik Gibran, berdasarkan berbagai bukti yang ia temukan.
Dilansir ayojakarta dari X @YourAnonld_, salah satu bukti utama yang dipaparkan oleh Roy Suryo adalah gaya bahasa yang digunakan akun Fufufafa.
Roy menilai, bahasa yang dipakai akun tersebut identik dengan gaya komunikasi Gibran di media sosial. Menurutnya, kesamaan ini bukanlah sebuah kebetulan.
Selain itu, akun tersebut beberapa kali me-mention akun-akun yang juga diduga terkait dengan Gibran, seperti "Raka Gnarly" dan "Chilli Pari," yang diketahui merupakan usaha katering milik putra sulung Presiden Jokowi tersebut.
Lebih lanjut, akun "Raka Gnarly" sendiri pernah me-mention akun @rkgbrn, yang juga dikaitkan dengan Gibran.
Ini semakin menguatkan dugaan bahwa ada keterlibatan langsung antara Mantan Walikota Solo itu dengan semua akun-akun tersebut.
Penemuan yang lebih mengejutkan datang dari kelompok peretas Anonymous Indonesia.
Roy Suryo menyebut, Anonymous Indonesia menemukan bahwa nomor telepon yang digunakan untuk recovery darurat akun Fufufafa terhubung dengan email yang juga terkait dengan bisnis Chilli Pari.
Roy Suryo menilai temuan ini sangat penting dan sulit untuk disangkal, mengingat adanya keterkaitan langsung antara akun yang kontroversial tersebut dengan bisnis Gibran.
Dengan adanya berbagai temuan ini, Roy pun berharap penyidik kepolisian dapat menyelidiki kasus ini lebih mendalam.
Ia juga mengusulkan agar polisi bekerja sama dengan CEO Kaskus Indonesia untuk mengungkap identitas pemilik akun Fufufafa.
Menurutnya, teknologi yang ada saat ini memungkinkan untuk melacak aktivitas digital dengan lebih akurat, sehingga kebenaran bisa terungkap secara transparan.
Pada akhirnya, berbagai perkembangan mengenai akun Fufufafa memunculkan sorotan yang lebih tajam yang membuat Gibran semakin mati kutu.
Mengingat, berkaitan menjelang pelantikannya sebagai Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang.
Jika dugaan ini terbukti, Gibran tidak hanya terancam jadi tersangka melainkan juga bisa dilengserkan dari jabatan strategisnya.***