AYOJAKARTA.COM - Megathrust adalah gempa bumi berkekuatan 8-9 skala magnitudo yang terjadi di zona Megathrust.
Biasanya gempa megathrust juga mempunyai potensi terjadinya tsunami. BMKG waktu itu telah mengeluarkan video peringatan.
Namun, bukan berarti gempa megathrust akan terjadi dalam waktu dekat. Hanya mengabarkan kalau berpeluang terjadi.
Indonesia sendiri mempunyai 13 zona megathrust. Masyarakat Indonesia perlu waspada dan siaga apabila terjadi gempanya.
Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan setelah gempa bumi dikutip dari Instagram @infobmkg.
Apabila setelah terjadi gempa bumi, maka jangan memasuki gedung atau bangunan yang terkena gempa.
Baca Juga: Update Periode Salur Bansos PKH Peralihan dari Pos ke KKS di SIKS-NG, Bulan Apa Alokasinya?
Hal itu untuk menghindari terkena reruntuhan bangunan yang terdampak oleh gempa bumi baru saja terjadi.
Setelah gempa bumi, perlu juga untuk mengecek lingkungan sekitar. Apakah terjadi kebocoran gas atau tidak.
Apakah terjadi kebakaran, arus pendek, dan lainnya. Periksa juga aliran pipa air dan apabila ada hal yang membahayakan.
Apabila masih berada di dalam bangunan, maka keluar dengan tertib. Jangan dulu menggunakan eskalator atau lift.
Baca Juga: Top 5 Instansi Pusat dengan Jumlah Pelamar Terbanyak CPNS 2024 berdasarkan Data BKN Paling Baru
Kemudian periksa orang-orang di sekitar apakah ada yang mengalami luka dan lakukan pertolongan pertama pada kecelakaan.
Apabila memang luka yang misalnya dialami seseorang itu parah, maka segera telepon ambulance dan rumah sakit terdekat.
Jangan panik. Tetaplah berusaha untuk tenang sambil mencari informasi yang terpercaya seperti Instagram @infobmkg.
Jangan berjalan di daerah sekitar pusat gempa atau wilayah yang paling terdampak gempa bumi.
Itulah beberapa hal yang harus dilakukan setelah gempa bumi dan waspada megathrust.