Nasional

Gempa Megathrust Berpotensi Terjadi di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut, Terakhir Lebih dari 2 Abad! Ini Penjelasan BMKG

Oleh: Nadya Donna Putri Senin 19 Agu 2024, 15:58 WIB
Ilustrasi. Baru-baru ini, kabar mengenai gempa besar megathrust menghebohkan masyarakat Indonesia.

AYOJAKARTA.COM — Baru-baru ini, kabar mengenai gempa besar megathrust menghebohkan masyarakat Indonesia.

Pasalnya, di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut berpotensi terjadi gempa megathrust ini.

Gempa megathrust adalah gempa yang memiliki kekuatan magnitudo sangat besar, sekitar 8 M.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Gempa Megathrust Berkekuatan M 8,9 Mengancam Indonesia, Apakah Pulau Jawa Bisa Terbelah?

Gempa megathrust belum lama ini terjadi di Jepang. Di Indonesia, hingga saat ini belum terjadi.

Bahkan, BMKG menyebutkan bahwa gempa megathrust terakhir di dua daerah yang disebutkan terjadi lebih dari 2 abad yang lalu.

BMKG melalui unggahan di Instagram @infobmkg telah mengingatkan bahwa Selat Sunda dan Mentawai-Siberut berpotensi terjadi gempa megathrust berdasarkan pendapat para ahli.

Baca Juga: Gempa Megathrust Ancam Bali, Jateng, Jatim, Jabar hingga Selat Sunda, Ini Cara Mitigasi Bencana Termudah!

Hal ini disebabkan oleh kekosongan gempa besar atau seismic gap yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Ternyata, gempa besar di Selat Sunda terakhir terjadi pada tahun 1757, sedangkan di Mentawai-Siberut pada tahun 1797.

“Gempa besar terakhir di Selat Sunda terjadi pada 1757 (usia seismic gap 267 tahun) dan gempa besar terakhir di Mentawai-Siberut terjadi pada 1797 (usia seismic gap 227 tahun),” lanjut @infobmkg.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Tedi Rukmana