Nasional

Republikorp Perkuat Konektivitas Teknologi Global demi Pertahanan Nasional yang Mandiri

Oleh: Admin Sabtu 14 Jun 2025, 20:45 WIB
Kegiatan Indo Defence 2024 dari Republikorp.

AYOJAKARTA.COM - Di tengah ketegangan geopolitik kawasan Indo-Pasifik, Republikorp mengambil langkah nyata untuk memperkuat konektivitas antara kemajuan teknologi global dan kebutuhan pertahanan strategis Indonesia. Langkah ini ditegaskan pada hari ketiga Indo Defence 2024, Sabtu, 13 Juni 2025, melalui serangkaian agenda yang menyoroti visi jangka panjang Republikorp dalam membangun industri pertahanan nasional.

Dengan mengusung tema Arms of the Future, Republikorp memfokuskan program hari ini pada pengenalan strategi transformasi industri pertahanan melalui pemanfaatan teknologi canggih dan perluasan jejaring kemitraan internasional yang berkelanjutan.

Pendiri Republikorp, Norman Joesoef, menyampaikan bahwa pendekatan yang diambil pihaknya adalah menciptakan aliansi pertahanan yang seimbang dan berorientasi inovasi, khususnya dengan negara-negara yang berbagi visi serupa dalam pengembangan industri militer modern.

“Penguatan pertahanan nasional selain berasal dari dukungan masyarakat sendiri juga membutuhkan sumber teknologi dari berbagai pihak. Republikorp hadir menjadi ruang kerjasama industri yang berdaya saing, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta berfokus pada hasil konkret,” ujar Norman Joesoef dalam sambutannya, dikutip dari keterangan tertulis.

Bagi Republikorp, pertahanan tidak hanya berbicara soal kekuatan fisik, tetapi juga ekosistem yang mendukung kemandirian. Oleh karena itu, mereka aktif mendorong percepatan alih teknologi dan membangun basis sumber daya manusia yang mumpuni melalui jejaring strategis.

Dalam konteks geografis, posisi Indonesia yang berada di persimpangan strategis Indo-Pasifik membuatnya rawan terkena imbas konflik regional. Republikorp melihat peluang sekaligus tantangan ini sebagai momentum untuk mendorong peran Indonesia menjadi mitra setara di panggung global, bukan hanya sebagai konsumen teknologi, melainkan juga sebagai produsen dan inovator.

Salah satu momen penting hari ini adalah talkshow bertema "Addressing the 21st Century Challenges: Through Network-Centric Warfare & Cyber Readiness" yang diselenggarakan bersama PENSIEVE, perusahaan berbasis Artificial Intelligence (AI). Diskusi ini menyajikan pembahasan mendalam tentang pentingnya integrasi sistem komando dan kesiapan siber dalam menjawab tantangan pertahanan abad ke-21.

Talkshow ini juga beririsan dengan Konsep Trisula Nusantara yang mengedepankan kekuatan teknologi digital sebagai elemen penting dalam membangun pertahanan masa depan. Republikorp menempatkan teknologi sebagai alat penghubung yang menyatukan berbagai elemen dalam sistem pertahanan yang efisien dan adaptif.

Kegiatan Republikorp di ajang ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan strategis. Booth mereka dikunjungi oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, serta Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A. Kunjungan ini menjadi sinyal positif atas peran Republikorp dalam mendukung agenda besar pertahanan nasional.

Reporter Admin
Editor Ananda Muhammad Firdaus