AYOJAKARTA.COM — Kasus Vina Cirebon kembali menghebohkan publik dengan kesaksian terbaru dari Widi dan Mega, dua sahabat dekat Vina yang menemani hingga saat-saat terakhirnya.
Dalam sebuah wawancara di YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Widi menceritakan rangkaian telepon yang menjadi sorotan dalam kasus ini, yang ternyata berbeda dari keterangan awal.
Widi dan Mega mengungkapkan kekhawatiran mereka saat Vina belum pulang ke rumah Widi. Widi yang merasa khawatir, mulai menelepon Vina berturut-turut.
"Jadi aku telepon berturut-turut tuh. Pas telepon berturut-turut tuh yang pertama nomornya nggak aktif," ujar Widi, dikutip pada Senin, 5 Agustus 2024.
Namun, kejanggalan terjadi pada panggilan kedua hingga keempat.
"Yang kedua aktif tapi nggak diangkat. Yang ketiga diangkat tapi nggak ada suaranya. Terus dimatikan lagi dari hpnya Vina. Yang terakhir empat kali, aku dan Mega panik, jadi di-loudspeaker," jelasnya.
Pada panggilan keempat, barulah ada seseorang yang menjawab dan mengabarkan bahwa Vina dan Eki mengalami kecelakaan tunggal dan dibawa ke rumah sakit Gunung Djati.
"Kamu di mana, Vin? Di mana?’ gitu. Dia, bilangnya, ‘Assalamualaikum, mbak ini temannya Vina?’. ‘Vinanya mana?’ Aku sama Mega marah, ngomel-ngomel, cowok, tambah panik. ‘Ini siapanya Vina?’ tanya pengangkat. ‘Aku temannya,’ Aku bilang gitu. ‘Oh iya ini ingin mengabarkan bahwa Vina sama Eki kecelakaan tunggal. Saya dari Polsek Talun. Laki-laki meninggal di tempat, perempuan dibawa ke rumah sakit Gunung Djati,” ungkap Widi.
Kondisi Vina di rumah sakit juga menjadi perhatian. Widi menjelaskan bahwa wajah Vina tidak mengalami luka serius, hanya hidungnya yang lecet.
Widi dan Mega kemudian dipanggil perawat untuk membantu dalam proses terakhir Vina. Mereka membantu talqin di telinga kanan dan kiri Vina untuk memudahkan proses sakaratul maut.***