Nasional

NHM Tegaskan Integrasi ISO SML dengan SMK3, demi Standar Terbaik Keselamatan dan Lingkungan

Oleh: redaksi Minggu 04 Agu 2024, 14:46 WIB
Integrasi kedua ISO ini terbukti sebagai langkah nyata NHM dalam mencapai standar terbaik di bidang keselamatan dan lingkungan.

AYOJAKARTA.COM -- Dalam upaya meningkatkan efisiensi operasional dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih produktif bagi seluruh karyawan, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) telah resmi melakukan integrasi sistem kerja antara ISO Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001) dan ISO Sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (ISO 45001).

Langkah integrasi NHM ini diambil untuk menciptakan sistem yang lebih efisien dan terintegrasi, sehingga dapat menghemat waktu dan sumber daya guna menunjang produktivitas perusahaan.

Dimulai sejak Kamis, 2 Agustus 2024, Integrasi kedua ISO ini terbukti sebagai langkah nyata NHM dalam mencapai standar terbaik di bidang keselamatan dan lingkungan.

Sebelum pelaksanaan integrasi, NHM melalui Tim ISO yang terdiri dari Departemen Occupational Health and Safety (OHS) dan Departemen Environmental (Lingkungan) telah melakukan persiapan yang matang, termasuk menunjuk konsultan kompeten untuk mendukung dalam pengembangan dan pendampingan proses integrasi.

NHM juga telah mengadakan Training Awareness mengenai ISO 14001 dan ISO 45001 untuk karyawan, serta melakukan sosialisasi kebijakan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) dan implementasi ISO integrasi terhadap setiap departemen dan juga terhadap eksternal perusahaan baik melalui email, sosial media serta website resmi perusahaan, tim juga mengembangkan dokumentasi dan prosedur terkait ISO integrasi serta melakukan audit internal dan rapat tinjauan Manajemen.

Baca Juga: Gandeng Peneliti UPN Veteran Yogyakarta, PT NHM Siap Tunjukan Eksistensi di Dunia Penelitian Nasional dan Internasional

NHM terus berupaya meningkatkan efisiensi operasional dari tahap perencanaan hingga implementasi, Dengan mengintegrasikan kedua sistem ISO ini.

“Dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan lingkungan secara bersamaan, perusahaan dapat mengoptimalkan sumber daya dan mengurangi risiko insiden K3 dan dampak lingkungan. Hal ini juga diharapkan dapat menghemat biaya operasional dan mengurangi resiko insiden K3LH.” ungkap Manajer OHS, dr. Kuncoro.

Komunikasi dan edukasi yang efektif menjadi peran penting untuk memastikan keberhasilan proses integrasi. Tim NHM telah bekerja sama dengan Departemen Komunikasi untuk meningkatkan kesadaran karyawan melalui materi sosialisasi yang menarik dan informatif.

Pelatihan yang melibatkan perwakilan dari setiap departemen diharapkan dapat menjembatani pemahaman mengenai ISO dan memperkuat kolaborasi antar tim.

“keberhasilan integrasi ini sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh karyawan, dimana setiap individu memiliki peran penting dalam membangun budaya keselamatan dan lingkungan yang lebih baik,” papar Manajer Environmental, Widi Wijaya.

Baca Juga: PT Nusa Halmahera Minerals (PT NHM) Masuk Berbagai Nominasi Good Mining Practices Award (GMP) 2024

Keberlanjutan implementasi sistem ISO ini merupakan langkah penting yang harus dijaga keberlanjutannya dengan baik. dr. Kuncoro menambahkan bahwa NHM akan melakukan monitoring yang konsisten dan memastikan bahwa semua proses terdokumentasi dengan baik.

Penerapan prinsip PDCA (Plan-Do-Check-Action) juga menjadi kunci untuk mengelola sistem integrasi ISO secara efektif, sehingga operasional perusahaan dapat berjalan dan terus meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundangan aspek K3LH.

Reporter redaksi
Editor Aris Abdulsalam