AYOJAKARTA.COM – Pengakuan adanya tekanan dari Iptu Rudiana yang dialami oleh Liga Akbar serta Dede Riswanto, membuka lembar baru kasus kematian Vina.
Pernyataan saksi Dede Riswanto dan Liga Akbar terkait peran Iptu Rudiana dalam menangani kasus Vina membuat banyak warganet penasaran.
Tidak mengherankan jika kemunculan Iptu Rudiana usai pemberian somasi kepada saksi Liga Akbar dan Dede Riswanto langsung menjadi sorotan.
Terkait kasus Vina yang kembali mencuat usai penayangan film, Iptu Rudiana sempat meminta publik untuk tidak mengungkit luka lama yang dialaminya.
Ditemui awak media usai mendatangi makam Eky, Iptu Rudiana yang didampingi oleh penasehat hukumnya memberikan sejumlah pernyataan terkait kasus Vina.
Sehubungan dengan kemunculan Iptu Rudiana yang lama dinantikan, Pakar Mikro Ekspresi Dody Triasmara memberi tanggapan.
Menurut Dody, kesan yang dapat ditangkap dari kemunculan sosok Iptu Rudiana usai mendatangi makam Eky adalah kesan perpaduan dari berbagai isi perasaan.
Selain terkesan berusaha untuk menekan isi perasaan yang ditunjukkan dengan posisi tangan bertahan, Iptu Rudiana juga masih belum sepenuhnya mampu melupakan Eky.
Terkait gestur atau posisi tubuh yang terkesan menampakkan sikap bertahan, menurut Dody lebih kepada bentuk antisipasi.
“Dia berusaha menguatkan, antisipasi kalau ada pertanyaan, atau situasi yang bisa jadi diluar kendali, sehingga tidak nyaman,” jelas Dody, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Senin, 29 Juli 2024.
Kehilangan seorang anak yang menjadi harapan, menurut Dody merupakan hal yang tidak mudah untuk diterima kebanyakan orang.
Sehingga ingatan lawas tentang hilangnya sosok Eky yang masih belum sepenuhnya pulih, diekspresikan oleh Iptu Rudiana melalui tangisan.
“Menangis bisa jadi karena dia me-recall kejadiannya, mengingat lagi kejadiannya, terus posisinya,” ungkap Dody.
Posisi tubuh dengan ekspresi bertahan yang diperlihatkan Iptu Rudiana, selain diakibatkan oleh banyaknya tekanan juga bisa karena adanya rahasia dan harus dijaga.
“Ada sesuatu yang kemudian dia tutupi, itu bisa saja karena merupakan pendapat orang,” jelas Dody.
Namun demikian Dody menegaskan, untuk bisa mengamati secara lebih mendalam ekspresi Iptu Rudiana perlu digali lebih jauh melalui pertanyaan-pertanyaan lain.
Pernyataan Iptu Rudiana berupa doa dan harapan terkait mencari keadilan bagi Eky, menurut Dody merupakan bentuk kehilangan mendalam.
Baca Juga: Rudiana Tolak Hadir di Sidang PK Saka Tatal, Susno Duadji Berbeda Pendapat dan Mengatakan Hal Ini
Kemunculan kembali Iptu Rudiana ke tengah publik setelah menjadi sosok paling ditunggu, menurut Dody dipenuhi dengan tumpukan perasaan yang bercampur aduk.
“Posisinya dia itu berada dalam kondisi yang tidak bagus, dia punya kekecewaan, ketakutan dan semuanya campur aduk,” pungkas Dody.***