Nasional

Inilah Daftar Penyebab Kegagalan Seleksi Keswal yang Sering Terjadi di PT KAI

Oleh: Karseno AJ Selasa 02 Jul 2024, 14:09 WIB
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjadi salah satu BUMN yang membuka sejumlah jabatan bagi pencari kerja.

AYOJAKARTA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menjadi salah satu BUMN yang membuka sejumlah jabatan bagi pencari kerja.

Memiliki banyak Daerah Operasi atau Daop menjadikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI membutuhkan berbagai jenis tingkat pendidikan dan spesifikasi keahlian.

Karena membuka peluang berkarir sangat menjanjikan, proses rekrutmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI relatif lebih ketat dibanding BUMN lain.

Salah satu ketentuan dalam proses rekrutmen di PT KAI adalah batasan jumlah maksimal saat melamar suatu posisi atau jabatan yang hanya satu kali dalam setahun.

Untuk itu, setiap calon kandidat pelamar yang memilih untuk berkarir di PT KAI harus benar-benar mengoptimalkan kesempatan.

Berdasarkan data proses rekrutmen eksternal Gelombang Kedua tahun 2023, hanya 17,95 persen pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi tetapi gagal di seleksi Keswal.

Keswal atau Kesehatan Awal merupakan salah satu dari rangkaian proses yang diberlakukan PT KAI untuk melakukan rekrutmen bagi pelamar.

Baca Juga: 5 Ide Usaha yang Tren dan Digemari Banyak Orang, Salah Satunya Catering Sehat

Pelamar yang dinyatakan lulus dalam tahap seleksi administrasi dan kesehatan awal, berkesempatan mengikuti Tahap Psikotes sebelum melaju ke tahap berikutnya.

Banyaknya kandidat pelamar yang gugur karena tidak lulus dalam seleksi kesehatan awal, diakibatkan karena mengabaikan sejumlah ketentuan.

Agar harapan setiap calon peserta pelamar di PT KAI tidak berujung kekecewaan, berikut ini adalah daftar penyebab kegagalan dalam Tahap Kesehatan Awal.

Penyebab kegagalan kesehatan awal yang biasanya banyak dialami oleh pelamar untuk formasi Operasional adalah Visus Mata atau ketajaman penglihatan.

Baca Juga: Ayah Fardhana Tak Menyesal Anaknya Gagal Nikah dengan Ayu Ting Ting, Dharsyi Akib: Mungkin Doa Kami Terkabul

Penyebab kedua yang menjadi faktor pencetus kegagalan dalam menempati formasi di PT KAI adalah persyaratan badan ideal, baik Over atau Underweight.

Formasi Kondektur, Polsuska, Operasional Non Crew, serta Operasional Pemelihara Sarana dan Prasarana membutuhkan persyaratan khusus baik untuk pelamar Pria atau Wanita.

Penyebab ketiga yang membuahkan kegagalan dalam proses rekrutmen di PT KAI adalah kondisi gigi berlubang atau memiliki gigi palsu lebih dari tiga.

Agar tidak menghambat proses pelayanan, karyawan PT KAI diharuskan memiliki kesehatan gigi yang optimal sehingga gigi Impaksi, tidak rata serta gigi bayi perlu diperbaiki.

Selain gigi dengan potensi mengganggu pelayanan, gigi yang mengurangi penampilan seperti berkarang dan tidak bersih juga penting untuk diperhatikan.

Baca Juga: Pihak Pegi Setiawan Sampaikan Alat Bukti Polda Jabar Tidak Cukup, Kabdikum Kombes Pol Nurhadi Handayani: Terserah Mereka

Adapun penyebab lain yang menjadi pencetus kegagalan pelamar dalam mengikuti seleksi keswal adalah Amandel, Tensi tidak normal, Wasir, Varises, Varikokel, serta THT.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam